aku mengira semuanya akan berjalan dengan lancar. rencana yang akan mengejutkan dia yang ku buat dan didukung teman-teman..
entahlah, semua terasa aneh bagiku.
teman yang pertama tidak terlalu bermasalah walaupun jawabnya terserah gue aja.
teman yang ke dua, awalnya mendukung.. dan mungkin sangat mendukung. tapi, dia lupa sama apa yang dia janjikan ke gue ..
teman yang ke tiga. dia setuju.. dia juga bilang setuju banget. tapi, seolah-olah mendahulukan gue.
teman yang ke empat, yang ke lima, yang ke enam dan yang ke tujuh.
mencari dimana letak salah ku. dimana letak kejanggalan yang ada dari cara berfikirku.
entahlah, semua terasa aneh bagiku.
teman yang pertama tidak terlalu bermasalah walaupun jawabnya terserah gue aja.
teman yang ke dua, awalnya mendukung.. dan mungkin sangat mendukung. tapi, dia lupa sama apa yang dia janjikan ke gue ..
teman yang ke tiga. dia setuju.. dia juga bilang setuju banget. tapi, seolah-olah mendahulukan gue.
teman yang ke empat, yang ke lima, yang ke enam dan yang ke tujuh.
mencari dimana letak salah ku. dimana letak kejanggalan yang ada dari cara berfikirku.
dunia.. keinginanku menjadi "(cita-cita)" membuatku ingin lebih.. dibanding mengenal manusia, ku ingin mengenal dunia..
bagaimana cara dunia membuat manusia bergerak..
bagaimana manusia memperlakukan dunianya..
manusia tak luput dari kesalahan, namun kesalahan bisa dihindari jika ia membuka pikiran.
yang penting harus bisa jaga sikap, optimis danberusaha.