Selasa, 15 Januari 2013

Surat ApriL



Lama tak jumpa ya..
Kamu tetap cantik seperti biasanya..
Bagaimana kabarmu? Harus semakin baik yaa
Apa kamu masih suka menulis? Aku ingin melihatnya.
Membaca isi hatimu lagi..
Berharap kisah kita masih kau ingat, walau mungkin kau sibuk belakangan ini.
Oh iya, virusmu pernah menular juga padaku..
Aku jadi cerewet seperti kamu.
Apa kamu mengingatnya?
Dulu aku selalu kau tegur karena tak banyak bicara.
Aku selalau kalah banyak kalau soal bercrita denganmu.
Aku hanya bisa memandang indahmu kala kau sedang asik bercerita.
Rasanya itu aku bagai hidup dalam keseharianmu.
Mengetahui segalanya tentang kamu.
Ditaman itu aku pernah menyembunyikan sesuau padamu.
Isi hati ku yang akan mengubah pertemanan kita.
Aku minta maaf karena harus pergi seperti ini.
Buatku, tak ada dirimu disisiku adalah tombol pause
Yang bisa aku play saat ku melihat dirimu.
Namun sepertinya ini sangat lama sekali buatku.
Aku harap kau masih menyediakan kedua telapak tanganmu
Untuk menyambutku April nanti..
Dan kita bisa bersama lagi.. bertemu di taman itu..
Jangan lupa bawa buku mu ya..
Semoga tak satu haripun terlewatkan dari keeharianmu.
Dan kau pasti tak percaya.. aku punya buku juga sepertimu. Ada ceritaku..
Nanti kita tukar ya, c u mila

Senin, 14 Januari 2013

dibelakangku



Mungkin lebih baik seperti ini.
Saat ku tau kau bukan hanya mendua.
Mungkin sakit ini lebih berarti.
Dibanding hidup dalam kebohongan mu.
Seseorang yang mempunyai makna dalam hatiku.
Melukai kisahku dengan penuh drama.
Dan aku belajar melepasmu.
Melalui hari-hari tanpa kamu.
Bukan berusaha melupakanmu.
Atau mengenang saat-saat bahagia bersamamu.
Sampai saat ini aku hanya tak dapat percaya.
Bodoh diriku mempercayai manis bibirmu.
Kau belum tau bagaimana berada diposisiku.
Semoga kau akhiri permainanmu setelah aku.

Jumat, 11 Januari 2013

ini rahasia ..



Tumbuh rasa yang aneh dalam hati ku.
Saat ia membuatku menyambut tangannya.
Perubahan pesat dalam hidupku.
Disanalah aku menjadi seseorang yang lain.
Dan aku pun menjadi seperti tak karuan.
Berdebat selalu dengan perasaanku.
Bahagia selalu dalam mata ku.
Bersinarnya pengelihatnku dan cantiknya senyumku.
Lalu waktu kita untuk berdua pun jadi lebih banyak.
Entah bagaimana itu bisa terjadi.
Menyentuhmu, menggenggam mu, dan memeluk mu.
Menjadi kebodohan yang selalu ku inginkan.
Apa aku sadari itu atau tidak
“ … “
Aku tidak suka untuk melakukannya

Selasa, 08 Januari 2013

bahagia ?? luka



Gue sadari perubahan drastis dalam diri gue.ini fase persembuhan dari bahagia yang gue rasain kemarin. Hati gue biasa aja, perasaan gue juga bisa gue pilah-pilah. Tapi jiwa gue berat untuk itu. Menumbuhkan, sedikit demi sedikit luka. Membuat hidup gue hilang warna. Orang bilang, untuk move on itu tergantung diri sendiri. Secara dalam diri gue terdapat hati yang bukan milik gue. Dan itu artinya gue gak sendiri. Ini bukan diri gue sendiri.
Bagaimana cara gue mengeluarkan sesuatu itu.
Bagaimana cara gue mengatur hari ini agar hari esok tidak seperti ini.
Bahagia itu luka -_-
Tidak ada 1 orang pun yang inginkan luka.
Semua karna dirimu -_-
Karna kamu aku mengambil jalanku.
Untuk mencintaimu, dan menerima perasaanmu.
Yang salah ku artikan menjadi indah dalam asa.
Sekarang aku akan memejamkan mataku, menarik nafas dan menghilangkan dirimu.
Tapi,, bukan… coba melihat sisi lain … mengenang bahagia yang lain.
Bahagia tanpa luka di akhir. Entah apa itu ada atau tidak.
Aku berharap bagai orang amnesia. Tidak ada nama dia lagi. Kan ku cari bahagia yang lain.
Tanpa kamu, tanpa sentuh mu, dan dusta mu!

Minggu, 06 Januari 2013

CORET-CORETAN


Kau tau, apa yang ku tulis mempengaruhi diriku.
Pengennya memilah-milah tentang apa yang aku tulis. Persentasenya jelek banget gak yahh.
97% perasaan cinta
2% perasaan pertemanan
Dan 1% kisah orang lain.
Hemmh, coba
Tentang masa SMA itu mungkin lebih menyenangkan.
Cinta yang tumbuh dari arti persahabatan.
Cinta yang bersemi dari kekompakan kelas kita.
Jadi, cobalah gue mengacak-acak memori SMA.
Mungkin di blog gue yang awal, diari gue, dan album foto J

Dihari ini dan besok adalah untuk masa depan.
Tidak ada lagi coba main-main. Apalagi main perasaan, hihihi...
Sebaiknya jangan.
Jadi, mulailah untuk FOKUS
Menabung untuk umur 23 tahun.
Jika aku dalam kondisi terbengong atau melamun, ingat lah LOGISTIK AL! HAHAHA
HUFFH, SEKARANG UDAH TANGGAL 6 JANUARI 2013
Apa yang sudah ku lakukan .................
Apa yang akan ku lakukan .................
INGAT SELALU TARGET KU .

Sabtu, 05 Januari 2013

tak sanggup lagi


Tersesat dijalan itu, mempertemukan ku dapa dirimu.
Kau perkenalkan aku sebuah kepribadian unik darimu.
Mengajak ku selalu berjalan bersama anganmu.
Sampai kau sadari tindakan mu hanyalah semu.
Aku kau buat jatuh dari ketinggian.
Yang seharusnya aku sempat melihat kebahagiaan.
Sampai ku benar-benar mengerti, jalan itu..
Seharusnya tak ku lalui.
Aku tak pernah tau bagaimana awal ku jatuh hati.
Bagaimana cinta menjadi tawa dan kecewa.
Dan alasanku harus menerima dan merelakan cinta.
Engkau begitu sempurna dimataku.
Kau bisa luluhkan pendirian yang kuat-kuat ku tanam.
Sampai aku berkeputusan untuk pergi jauh tanpa jumpa lagi.
Satu-satunya jalanku untuk kembali, dan melangkah.

Jumat, 04 Januari 2013

2007

berjalan mundur dari belakang dirimu
menghilangkan jejak adanya dirimu
meninggalkan mu sendiri dijalan ini
dengan diam seakan tak terbebani
entah kamu kecewa atau menysali
aku pun mencoba menjalani hari ini
dan aku pasti kembali
berharap kau bisa memaafkan kepergian ku
tanpa mu aku selalu sepi
aku selalu ingin kembali
melihatmu lagi disisi

hayalan


Aku bimbang
Setiap kali aku menuliskan dirimu, segalanya yang indah terbayangkan. Setiap kali aku berlebihan, bagai terperangkap jebakan. Yang menyatakan seolah-olah perasaanku, menunjukan jalan menuju yang ku tuangkan. Memang benar indah yang ku bayangkan. Namun mustahil jika ada dalam kehidupan.
Memang indah untuk ku tuliskan. Begitu dalam sampai hatiku bawa tersesat untuk melangkah. Membuatku ingin berhenti mengayunkan jari yang terkontrol hati. Namun visualisasi telah terjadi. Dan aku tak bisa melakukan apapun untuk kenyataan. Seakan aku hidup dalam angan-angan. Saat ini aku hanya mempunyai dirinya yang memberiku sepaket warna baru, waktu yang lebih, dan hati yang sederhana. Entah cinta, entah nyata atau rasa.
Aku tak ingin berhenti menulis.
Biarkan indah untuk ku sendiri, untuk mereka yang terkena auraku J
Aku bahagia bisa menilis.. itu menyenangkan.
Indah ku ada dalam kata-kataku. Dalam puisiku. Dalam tinta dibuku ku.
Bikan berarti mengobjekan dirinya itu bukan dia. Itu sebuah perasaan indah yang ku buat.

Rabu, 02 Januari 2013

nyambung gak yahh ;)


Untuk mencintai itu mudah
Tinggal kau bilang “cinta” maka rasa akan tumbuh
Seiring berjalannya waktu kau akan menemukan sesuatu
 Kau akan bilang itu sebuah jawaban untuk kau tentukan
Apakah kau akan meninggalkan cinta itu.
Tapi cinta itu terus hadir seperti biasa, cinta itu tetap ada
Kau tak bisa berhenti beralasan
Yang pada intinya rasa itu pernah ada. Pernah kau bilang.
Lagi lagi waktu terus berjalan, dan membuat menengok kebelakang.
Belajar dari pengalaman, dan berhenti melupakan.
Biarkan rasa itu hilang dengan sendirinya.

Gambaran untuk setiap kejadian.
Kalau orang bilang, itu mengontrol emosional.
Cukup dengan mengatur pernafasan mu.
Kala kau marah, coba deh marah-marahnya sambil bernafas dengan normal.
Lihat... siapa yang menang. KAMU, atau EMOSI MU.
Kala kau gugup, coba tenangkan carimu bernafas dan
bayangkan ketenangan hati seperti kau sedang menikmati indahnya alam.. dijamin dehh... emm ;)

bagaimana,, jika kamu yang menentukan pilihan.


Saat dekat dengan mu kurasakan nyaman
Saat kau jauh dariku tercipta kerinduan
Kala kita bertemu, kau hadirkan seseorang
Dan tesentak hatiku takut kehilangan

Saat terucap perhatianmu menumbuhkan senyuman
Canda tan tawa itu selalu teringatkan
Namun hatimu seakan tak pernah ku temukan
Kau selalu tidak tau apa-apa mengenai perasaan
Membuatku dingin hati seakan semua terlewatkan
Walau kau liah aku penuh kekosongan
Ku yakin kau pernah rasakan ganjalan

Jangan kau jauh dari sisiku
Sesungguhnya kamu yang slalu hadir dalam fikirku
Walau kau lihat tawa dimataku
Bibirku bergetar tak dapat ungkapkan kenyataan
Apa yang sebenarnya ku harapkan
Aku akan jawab seperti yang ku dapatkan.
Tidak tau apa-apa seperti tidak terjadi sesuatu
Sesungguhnya hanya permainan tanpa keinginan
Namun kenikmatan yang menciptakan sebuah luka

Cinta tak pernah meminta
Hanya hati yang bisa merasakan
Dan tindakan yang malu untuk melakukan

Cintapun tak pernah memaksa
Menjadikan konsekuensi atas apa yang ku punya
Kamu akan selalu disana, jauh untuk ku gapai
Karna aku akan selalu disini, hanya diam membisu
Dan aku hanya bisa merasakan