Kok, hati gue sakit banget yaa. Lebay banget sii gue gara-gara gak ketemu kali ini aja.. bukannya gitu, gue udah terlanjur denger keinginan dia temui gue.. sebenernya gue bisa ngerti sama keadaan. Tapi hati gue ini yang bandel.. masih aja pengennya ketemu dia. Padahal gue udah mikir dari tadi untuk gak ngeluhin masalah ini.. malah gue bakalan marah kalo dia maksa pergi untuk temuin gue, sedang posisi dia yang abis acara sampe pulang malem bahkan gue bisa mikir untuk mengerti. Tapi perasaan gue lebay banget kali yaa..
Gue cuma ngerasa kangen. Itu aja kok, maafin gue ya. Gue cuma gak bisa merasa mengertiin fikiran gue sendiri.
Cuma gue kangen aja...ngeliat lo dan bersama lo. Cuma itu..
Sabtu, 28 September 2013
Kamis, 26 September 2013
setelah waktu itu
Tentang kamu, sudah lama kita tak jumpa ya.. lima tahun adalah bukan waktu yang sebentar. Dan dua tahun belakangan ini kau tak ada cerita yang menyatukan hati kita bersama lagi. Kenangan yang apa adanya tentang kisah kasih kita begitu terasa hangatnya sebuah cerita. Namun kini aku hanya bisa merasakan kerinduan tentang masa lalu yang begitu berwarna. Cinta di antara kita yang melihat masa depan adalah harapan anak yang masih di bangku SMA, bukan di masa selanjutnya.. masa kini adalah waktu untuk menggapai mimpi yang sesungguhnya.. dan merelakan diriku, sesuatu yang harus aku mengerti dari caramu, ...
Aku mengenal betul sosok dirimu.. kau harus ingat satu yang tak akan berubah dari kita, bahwa rasa kita pernah sama, bahwa pikiran kita tak jarang seperti suatu yang menyerupai. Kau pun aku yakin mengenalku dengan baik. Aku mencoba untuk terus mengerti dan berusaha berjalan sendiri. Kita memang ada waktunya untuk berpisah untuk jumpa dikemudian hari. Kita hanya sedang menggapai mimpi yang akan kita ceritakan kelak di masa yang lebih baru. Bahwa cinta yang pernah kita warnai dimasa lalu adalah utuh seperti pelangi yang selalu kita lihat kala gerimis habis menyegarkan wajah kita dengan ceria, lepas, bebas, dan nafas seperti ikut terbang melayang menujunya..
Bahagia kita adalah sebuah harapan terbesarku untuk bercerita berdua.. hanya aku dan kamu.
Aku mengenal betul sosok dirimu.. kau harus ingat satu yang tak akan berubah dari kita, bahwa rasa kita pernah sama, bahwa pikiran kita tak jarang seperti suatu yang menyerupai. Kau pun aku yakin mengenalku dengan baik. Aku mencoba untuk terus mengerti dan berusaha berjalan sendiri. Kita memang ada waktunya untuk berpisah untuk jumpa dikemudian hari. Kita hanya sedang menggapai mimpi yang akan kita ceritakan kelak di masa yang lebih baru. Bahwa cinta yang pernah kita warnai dimasa lalu adalah utuh seperti pelangi yang selalu kita lihat kala gerimis habis menyegarkan wajah kita dengan ceria, lepas, bebas, dan nafas seperti ikut terbang melayang menujunya..
Bahagia kita adalah sebuah harapan terbesarku untuk bercerita berdua.. hanya aku dan kamu.
Senin, 23 September 2013
karena semalam, kita bersama..
Kau bertanya apa aku marah, tidak.. kau bertanya kenapa aku tidak marah, aku terdiam..
Kau tak bisa menahan amarah yang melukai hatiku. Yaa, seharusnya aku terluka. Namun, tidakk.
Aku tak tau kenapaa...
Aku tak ingin terpisah olehmu..
Aku gak mau waktu ku yang singkat ini berakhir karena amarah ku.
Tapi aku ingin kau pahami.. kata-kata ku, juga kata-kata yang pernah aku dengar darimu..
Kenapa aku tidak marah..
Yang aku rasakan bukan lagi tentang hatiku, sesuatu merubah jalan fikir ku.
Aku, takut.. nantinya kau tak bisa lupakan ku..
Aku takut, hadir ku kini menjadi luka mu nanti..
Aku takut kamu sakit.
Aku takut bahagiamu hilang..
Aku gak mau kau merasakan itu..
Aku pun tak mengerti seberapa besar rasa sayang ini.. yang mungkin bisa kau ketahui ketika kau memejamkan matamu dan tiba2 aku hilang tak bisa lagi kau gapai tanganku yang ingin menggengam tangan mu..
Maafkan aku, membuat benih cinta yang begitu indah yang selama ini kau rasakan karena ulahku. Aku tak tau kenapa hatiku memilihmu.. kau begitu berarti, hatiku sempurna karna dirimu melengkapi.. segalanya tentang kamu, selalu ku ingini..
Aku selalu ingin sama kamu..
Kau tak bisa menahan amarah yang melukai hatiku. Yaa, seharusnya aku terluka. Namun, tidakk.
Aku tak tau kenapaa...
Aku tak ingin terpisah olehmu..
Aku gak mau waktu ku yang singkat ini berakhir karena amarah ku.
Tapi aku ingin kau pahami.. kata-kata ku, juga kata-kata yang pernah aku dengar darimu..
Kenapa aku tidak marah..
Yang aku rasakan bukan lagi tentang hatiku, sesuatu merubah jalan fikir ku.
Aku, takut.. nantinya kau tak bisa lupakan ku..
Aku takut, hadir ku kini menjadi luka mu nanti..
Aku takut kamu sakit.
Aku takut bahagiamu hilang..
Aku gak mau kau merasakan itu..
Aku pun tak mengerti seberapa besar rasa sayang ini.. yang mungkin bisa kau ketahui ketika kau memejamkan matamu dan tiba2 aku hilang tak bisa lagi kau gapai tanganku yang ingin menggengam tangan mu..
Maafkan aku, membuat benih cinta yang begitu indah yang selama ini kau rasakan karena ulahku. Aku tak tau kenapa hatiku memilihmu.. kau begitu berarti, hatiku sempurna karna dirimu melengkapi.. segalanya tentang kamu, selalu ku ingini..
Aku selalu ingin sama kamu..
Minggu, 22 September 2013
misterii
Saat memandang wajahmu di suatu moment yang kita potret bersama, senyum kita seperti merekam bahagia yang bisa terbaca. Bagai perasaan yang menghantarkan kebahagiaan pada kedua makhluk ciptaan tuhan. Dimana saat itu cinta yang dirasa seperti belum dikenal yang sebenarnya lebih dari teman. Benar adanya kebersamaan dan perhatian adalah alasan, yang diinginkan hati untuk mencuri waktu bersama-sama. kenapa sekarang aku selalu ingin terus dan terus disampingmu menggenggam tangan mu.. dan ketika jauh dari keterbiasaan itu membuat hati sangat rapuh untuk menjalani sendiri. Namun cinta begitu ajaib, ketika ku tau aku benar berada dihatimu dan aku mengatakan aku pun sama. Kelegaan dan kepercayaan mengganti kata rapuh menjadi unik. Dengan mudahnya hati menerima jarak dan waktu setelah berhari-hari merasakan rindu yang luar biasa. Harapan pun mulai menjadi cita-cita.. tapi ada fakta yang harus selalu disadari bahwa hidup ini, bukan cuma milik berdua. Bahwa tak setiap rencana akan sesuai dengan rencana. Pasti ada misteri yang menghantarkan kedewasaan pada diri kita. Yakinlah cinta itu ajaib, yakinlah selama kepercayaan kita sama dan hati yang mengatakannya, itu adalah jawaban. Asal prinsip tetap sama dan bijaksana. ketahuilah, aku selali ingin sama kamu, kapanpun, dimanapun kita. Ketahuilah, semuanya tentang kamu telah abadi dihatiku. Sayang, akulah sempurnamu. Itu yang ku tau..
Langganan:
Postingan (Atom)