Memahami diri sendiri.
bahwa sebenarnya yang bisa memecahkan masalah kita adalah diri kita sendiri.
ASALKAN......
kita MEMAHAMI diri kita sendiri..
KUNCINYA adalah..
Kita harus tau apa KELEBIHAN kita..
apa KEKURANGAN kita..
dalam menggapai tujuan,
kita juga harus tau dimana letak sebuah PELUANG untuk kita
dan adakah ANCAMANnya yang menghambat kita mencapai tujuan.
butuh waktu untuk bisa menuliskan hal-hal internal dalam diri.
cobalah saat anda santai dan berkepala dingin..
dimulai dari kelebihan yang kita ketahui
*misal*
- disiplin
- positive thinking
- kreatif
- ...
lalu bayangkanlah.. apa hal yang paling kamu tidak suka dari kebiasaan kamu.
cobalah untuk berani jujur dalam menuliskan setiap kelemahan yang kamu ketahui dalam diri kamu.
*misal*
- pemalu
- tidak pandai bergaul
- cuek
- ...
setelah itu kamu coba ingat-ingat apa yang paling kamu inginkan untuk kedepan.
dan fikirkan apa saja yang akan menjadi peluang untukmu.
*misal*
- saat ada kemauan
- ketika mendapatkan support
- ...
dan yang terakhir fikirkan ancaman yang ada.
*misal*
- tidak pandai mengontrol emosi
- ketika terjadi miss komunikasi
- ...
LALU.... kawinkanlah antara
kelebihanmu dengan peluang,
kelebihanmu dengan ancaman,
kekuranganmu dengan peluang, dan
kekuranganmu dengan ancaman..
seperti ini..
Kamu harus menggunakan KELEBIHANmu untuk mencapai PELUANG..
Kamu harus mengatasi KEKURANGANmu untuk mencapai PELUANG..
dan sebaliknya..
Kamu harus MENGGUNAKAN kelebihanmu agar tidak menjadi sebuah ancaman..
Kamu harus MNGATASI kekuranganmu agar tidak terjadi sebuah ancaman, ketika dalam perjalanan menuju tujuanmu..
GOOD LUCK *
Sabtu, 31 Maret 2012
Jumat, 30 Maret 2012
selamat tinggal.
kemarin itu hari terburuk gue.. dimana emosi / perasaan gue gak bisa di kontrol!
dimana gue emosi sama rasa itu.
khususnya diriku yang berbuat salah dimata orang lain tanpa aku tau. dan sungguh membuatku kacau ketika ku terima kejujuran dan bentakannya.
akhirnya aku ceroboh dalam melaksanakan tugasku. aku bodoh sekali ! bodoh !
huffh... malamnya waktu aku untuk merenung akan kejadian-kejadianku. meluruskan, memperbaiki yang aku alami hari itu.
aku berfikir, untuk meredahkan emosiku yang mendadak naik itu
dengan mengubah caraku berfikir yang menyenangkan yang pernah ku alami.
aku memejamkan mataku. berbicara dalam hati.
"yang membuatku senang..... yang membuatku ceria... dan bisa bahagia itu apa yaa??"
emh! betul.. emm SAHABAT.. kebersamaan dengan soulmate..
sejenak rasanya aku tak ingin membuka mmataku dan berhenti berfikir.
sahabat?? dimana dia? aku, apa dia dan aku masih ... ??
masihkah harus aku selalu memikirkannya?
melihat wajahnya dalam gelapnya pejaman mataku,
mendengar suaranya dan merasakan kehangatannya lagi...
apa ini sahabatku? sahabat dalam pejaman.. sahabat di kegelapan.
dan aku masih terpejam, melihat kamu dan mendengar tawa bahagiamu..
aku menitikan air.. kaulah bahagia ku, kaulah duka ku..
kau lah peri dalam tidurku, bukan teman yang setia dalam nyata ku.
kamu masalaluku, walau ku terus berharap akan nyata itu.
sekalipun itu takan pernah mungkin.
impossible in reality
da*n
dimana gue emosi sama rasa itu.
khususnya diriku yang berbuat salah dimata orang lain tanpa aku tau. dan sungguh membuatku kacau ketika ku terima kejujuran dan bentakannya.
akhirnya aku ceroboh dalam melaksanakan tugasku. aku bodoh sekali ! bodoh !
huffh... malamnya waktu aku untuk merenung akan kejadian-kejadianku. meluruskan, memperbaiki yang aku alami hari itu.
aku berfikir, untuk meredahkan emosiku yang mendadak naik itu
dengan mengubah caraku berfikir yang menyenangkan yang pernah ku alami.
aku memejamkan mataku. berbicara dalam hati.
"yang membuatku senang..... yang membuatku ceria... dan bisa bahagia itu apa yaa??"
emh! betul.. emm SAHABAT.. kebersamaan dengan soulmate..
sejenak rasanya aku tak ingin membuka mmataku dan berhenti berfikir.
sahabat?? dimana dia? aku, apa dia dan aku masih ... ??
masihkah harus aku selalu memikirkannya?
melihat wajahnya dalam gelapnya pejaman mataku,
mendengar suaranya dan merasakan kehangatannya lagi...
apa ini sahabatku? sahabat dalam pejaman.. sahabat di kegelapan.
dan aku masih terpejam, melihat kamu dan mendengar tawa bahagiamu..
aku menitikan air.. kaulah bahagia ku, kaulah duka ku..
kau lah peri dalam tidurku, bukan teman yang setia dalam nyata ku.
kamu masalaluku, walau ku terus berharap akan nyata itu.
sekalipun itu takan pernah mungkin.
impossible in reality
da*n
motivasi
dapat masukan dari seseorang yang sudah mempunyai banyak pengalaman. dia berkata padaku, "kamu harus mempunyai cita-cita, harus mempunyai mimpi, dan dimasa depan kau ingin jadi apa" tersirat langsung di benak gue "penulis! psikiater! wirausaha!" huffh tersenyum dengan bayang-bayang yang masih burem-burem dikit. terus dia melanjutkannya "yang pertama-tama harus kamu pikirkan adalah 'JELAS' terarah dan terukur. cita cita kamu apa itu harus jelas, kalau kamu ingin jadi orang sukses itu harus jelas. sukses jadi apa, kalau kamu ingin punya rumah besar, itu kamu harus tau rumah tipe apa, akan ada berapa ruangan, berapa biaya yang akan kamu keluarkan dalam satu bulan. karena jika kamu tidak memikirkan sejauh itu, kamu akan mengambang di perjalanan kamu.. dan mungkin saja kamu berhenti di tengah jalan karena masih memikirkan yang seharusnya sudah kau fikirkan.
banyak motivasi yang aku dapat dalam perjalananku ini..selama aku bisa berusaha.. ada kemauan dan selalu melangkah .. aku yakin aku bisa !! :D
banyak motivasi yang aku dapat dalam perjalananku ini..selama aku bisa berusaha.. ada kemauan dan selalu melangkah .. aku yakin aku bisa !! :D
Rabu, 28 Maret 2012
JJDD (Jarak Jauh Dengan Dirimu)
Diri ini tak sedih tapi mata ini menangis..
Hati ini tak apa, namun air mata ini terus mengalir.
Sesuatu yang menggoyahkan k0nsentrasiku.
Kamu butuh aku.tapi tak ada aku. Akhirnya kau membuangku, tanpa kau sadari kau melepasku. Belajar untuk tanpa aku.
Kamu berhasil..
Kamu berhasil buat aku negatif thinking
kamu buat aku tak karuan.
Sekarang aku hilang. Jangan lagi menyebut namaku. Jangan lagi mengharap ku. Kau tak menganggap ku ada. Aku hanya masalalu. Jika aku salah. Apa kamu benar?
Jika kamu benar.
Apa keadaan ini mimpi?
!!!!....J####T....!!!!
Hati ini tak apa, namun air mata ini terus mengalir.
Sesuatu yang menggoyahkan k0nsentrasiku.
Kamu butuh aku.tapi tak ada aku. Akhirnya kau membuangku, tanpa kau sadari kau melepasku. Belajar untuk tanpa aku.
Kamu berhasil..
Kamu berhasil buat aku negatif thinking
kamu buat aku tak karuan.
Sekarang aku hilang. Jangan lagi menyebut namaku. Jangan lagi mengharap ku. Kau tak menganggap ku ada. Aku hanya masalalu. Jika aku salah. Apa kamu benar?
Jika kamu benar.
Apa keadaan ini mimpi?
!!!!....J####T....!!!!
Minggu, 25 Maret 2012
CINTA TAK PERNAH MATI. DALAM JIWA PASTI TERDAPAT KASIH
Permainan dalam cinta, didalamnya terdapat warna dan
keseriusan rasa..
Permainan dalam rasa, bertengkar karna kecemburuan dan jumpa
karna rindu terpendam.
Sesuatu yang aneh dan menimbulkan perasaan iri di diri orang
lain.
Kesempatan dan ketulusan, suci dan bersih sebelum pernikahan
Dan bahagia akan kehadiran buah hati yang menggemaskan.
Perjalanan dalam satu tujuan. Melangkah bersama dan saling
bergantungan.
Bergenggam selalu tanpa ada paksaan, bersyukur dalam setiap
kejadian.
Indah cinta karna kasih sayang. Indah dunia karna tidak ada
perpecahan.
Permainan dalam kehidupan. Berusaha untuk menghasilkan,
menjadi pintar dan berkembang.
Permainan dalam emosional. Tak ada jawaban jika menjawab
dalam kemarahan.
Harmonis, kejujuran dan kesetiaan dibutuhkan pendirian.
Kokohkan iman, jalankan dengan ke ikhlasan.
Jika hari semakin gelap dan gulita, yakinkan yang terang
telah terbahagiakan.
Jika gelap datang dan kita seperti hilang, hidupku sudah ada
kebaikan.
Dan saat gelap datang.. kau tau, nafas itu tak lagi milikku.
Nafasku untuk sang buah hati, dan buah hatinya..
Dalam hidupmu.. aku adalah sejarahmu. Aku orang yang sukses
untukmu.
Ketahuilah, CINTA TAK PERNAH MATI. DALAM JIWA PASTI TERDAPAT
KASIH
Rabu, 14 Maret 2012
AKU dan TUJUANKU
Aku tidak bisa tidur lagi. Banyak sekali yang aku fikirkan. Aku benar benar membangunkan diriku dengan otak ku yang terus berputar. Aku dilema dengan perasaanku sendiri. Aku bertanya tanya kenapa. Tapi aku tidak temukan jawaban. Dan aku mulai berbicara sendiri, mengunkapkan yang sebenarnya aku rasakan. Itu bisa membuatku tenang karena aku berkata jujur yang sejujur-jujurnya akan perasaanku kalau yang aku benar-benar inginkan adalah kebahagiaan ku dan keluargaku. Ya. Kebahagiaan keluarga ini. Tak ada lagi yang tersakiti dalam bentuk apapun dan tak akan pernah menyakiti perasaan siapapun. Walau aku tau itu bisa saja terjadi karena ketidak sengajaan. Maka dari itu aku ingin kebahagiaan agar tak ada rasa malu untuk mengungkapkan kata maaf. Tak pernah malu untuk mengaku kesalahan dan tetap ada keinginan untuk berubah menjadi yang seharusnya ada di bayang-bayang dalam senyuman.
Yang aku lakukan adalah atas pikiranku. Yang mereka ketahui tentang diriku adalah pikiran atas mereka. Dan apa yang mereka fikirkan tentang aku belum tentu persis seperti apa tujuan dari tindakanku.
Aku cuma ingin menjadi aku yang akan lebih dari mereka. Seperti mereka yang selalu ingin menjadi yang terbaik untuk semuanya.
Hidupku begitu rumit, sampai aku ingin membantu setiap orang yang mengalami masalah yang rumit juga. Sebab aku tak ingin mereka sendirian, tak ingin mereka tidak bisa tidur dalam malam dan hanya bisa bertanya-tanya. Padahal akupun begitu. Sampai-sampai aku merasa seperti orang yang terasing, karena ingin berusaha mengambil simpati dari mereka. Terlebih aku lupa, kalau aku juga punya masalah. Dan apa salah aku ingin menolong dan berbagi? Atas modal ketulusan, kejujuran dan penyimpan rahasia, aku merasa bisa berguna untuk orang lain.
Aku merasa aneh.. Sampai ada yang bilang aku ini unik. Dan yang bilang itu orang yang tidak pernah melihatku. Dia hanya mengenal dan mengetahui diriku lewat pesan singkat. Aku merasa inilah aku. Tak peduli mereka beranggapan apa. Karena dari sana, aku bisa melihat mana orang yang bisa menerimaku apa adanya dan mana orang yang bisa datang dan pergi sesuai keperluannya saja.
Haruskah aku menceritakan kisah hidupku?
Aku ingin mengungkapkannya karena menulis dapat membuatku tenang.
Sudah beberapa hari ini, aku diam-diaman dengan adikku. Sedih sekali. Hatiku terasa lebih sakit dari hatinya. Karena kesalah pahaman yang berawal dari perkataanku. Dan aku tak sadar kalau itu menyakiti hatinya. Aku tidak dapat tidur dan terjaga sampai aku lelah menahan diri untuk tidak menangis lagi. Tadinya aku menyangka ini tidak lama, namun aku tersadar kalau kami sudah besar dan kami bisa berfikir ini dan itu. Tidak lagi anak kecil yang sering bertengkar lalu bermain bersama lagi tanpa kata maaf. Ya. Sekarang kami sudah besar. Lalu sekitar beberapa hari aku berdiam diri, ingin berfikir sendiri dan kuharap dia juga begitu. Dalam malam ku terbangun dia tidak tau apa yang kulakukan untuknya.. Atau aku yang tidak tau kalau dia tersadar. Entahlah. Tapi aku senang
Yang aku lakukan adalah atas pikiranku. Yang mereka ketahui tentang diriku adalah pikiran atas mereka. Dan apa yang mereka fikirkan tentang aku belum tentu persis seperti apa tujuan dari tindakanku.
Aku cuma ingin menjadi aku yang akan lebih dari mereka. Seperti mereka yang selalu ingin menjadi yang terbaik untuk semuanya.
Hidupku begitu rumit, sampai aku ingin membantu setiap orang yang mengalami masalah yang rumit juga. Sebab aku tak ingin mereka sendirian, tak ingin mereka tidak bisa tidur dalam malam dan hanya bisa bertanya-tanya. Padahal akupun begitu. Sampai-sampai aku merasa seperti orang yang terasing, karena ingin berusaha mengambil simpati dari mereka. Terlebih aku lupa, kalau aku juga punya masalah. Dan apa salah aku ingin menolong dan berbagi? Atas modal ketulusan, kejujuran dan penyimpan rahasia, aku merasa bisa berguna untuk orang lain.
Aku merasa aneh.. Sampai ada yang bilang aku ini unik. Dan yang bilang itu orang yang tidak pernah melihatku. Dia hanya mengenal dan mengetahui diriku lewat pesan singkat. Aku merasa inilah aku. Tak peduli mereka beranggapan apa. Karena dari sana, aku bisa melihat mana orang yang bisa menerimaku apa adanya dan mana orang yang bisa datang dan pergi sesuai keperluannya saja.
Haruskah aku menceritakan kisah hidupku?
Aku ingin mengungkapkannya karena menulis dapat membuatku tenang.
Sudah beberapa hari ini, aku diam-diaman dengan adikku. Sedih sekali. Hatiku terasa lebih sakit dari hatinya. Karena kesalah pahaman yang berawal dari perkataanku. Dan aku tak sadar kalau itu menyakiti hatinya. Aku tidak dapat tidur dan terjaga sampai aku lelah menahan diri untuk tidak menangis lagi. Tadinya aku menyangka ini tidak lama, namun aku tersadar kalau kami sudah besar dan kami bisa berfikir ini dan itu. Tidak lagi anak kecil yang sering bertengkar lalu bermain bersama lagi tanpa kata maaf. Ya. Sekarang kami sudah besar. Lalu sekitar beberapa hari aku berdiam diri, ingin berfikir sendiri dan kuharap dia juga begitu. Dalam malam ku terbangun dia tidak tau apa yang kulakukan untuknya.. Atau aku yang tidak tau kalau dia tersadar. Entahlah. Tapi aku senang
Langganan:
Postingan (Atom)