Minggu, 28 Oktober 2012

dalam bimbang

dia ngeyakinin gue kalau itu cuma cinta sesaat ajah..
dia juga bilang ke gue semua yang gue butuhkan kenapa gue mendadak aneh..
dia menyadarkan gue tentang hari ini dari masalalu gue..
semua akan kembali normal lagi. seperti nasehat dia yang selalu meyakinkan gue..
sahabat memang segalanya, sebelum ada yang mengubah perasaannya kalau sahabat bisa jadi nomor yang kesekian. aku menikmati masa-masa ini. ketenangan ku memang kalau aku bersama seseorang. terima kasih.

MzT

Sabtu, 27 Oktober 2012

belom selesai........


Aku berada diantara yang aku cinta dan yang mencintaiku. Entah apa yang harus aku lakukan dengan mereka. Pasti aku harus melakukan sesutu.
Aku tidak menyalahkan dirimu yang mencintaiku. Namun aku mengatakan jujurku akan perasaan ku terhadap orang lain. Itu perbuatan yang aku lakukan terhadap dirimu, agar kau tak merasakan kebimbagan yang aku rasakan saat ini. Dan mungkin kau pun tidak menyerah seeperti diriku yang mencintainya. Maka aku selalu menjawab pertanyaan darimu tanpa mikir apa pun, aku ingin dia kamu tau inilah aku. Dan aku tau sikapku membuatmu terluka. Biarlah itu terjadi, karna itu sebuah resiko telah mengambil sebuah keputusan hati. Hanya saja beda rasanya dibandingkan terluka dikemudian hari karna kebohongan, atau tidak danya jawaban atau pengakuan. Itu bukan yang baik.
Aku berada diantara yang aku cinta dan yang mencintaiku. Kegelisahan aku terhadapnya tak terasa hentinya. Bahagia ku melebihi batas normal ku. Semua sikapku terlampisakan kepada dia yang selalu menemaniku. Namun dia bukan yang ada dalam benak ku. Tentang dirinya tak bisa aku gambarkan dalam tulisan ku. Begitu sulit ku berkesimpulan dan menyesakan hati ini.
Setiap orang pasti mempunyai sebuah kisah dimasalalu. Membuat sebuah pelajaran penting untuk masa depannya. Bisa bersikap lebih bijak dalam menentukan pilihan. Mengerti akan tantangan untuk sebuah kehidupan adalah mengambil keputusan dalam dirinya. Selalu mempunyai solusi jika ia menerima resiko dari apa yang ia pilih. Itulah hidup di bumi.
Ada keluarga, teman, karir, dan cinta.
Tak begitu hangat membayangkan semuanya difikiran ku. Mana yang menurut mereka yang lebih  bisa membuatnya bahagia.. tentu saja tidak salah satunya. Tapi keseimbangan dari semuanya. Itu tidak mudah


hemh

Jumat, 26 Oktober 2012

get yours

mungkin ini semua terlihat lebih mudah dari pada yang mereka bayangkan. seperti seseorang yang terpeleset kulit pisang, dengan mudahnya ia terbangun tapi untuk mengkilangkan rasa memarnya membutuhkan waktu yang lebih banyak.
orang bilang solusi itu mudah dicari. tapi tidak untuk orang yang baru saja mempunyai masalah baru. intinya berbicara itu memang mudah. tapi untuk melangkah, kebanyakan orang lebih lama mikirnya. dan sebenarnya solusi memang mudah dicari, kalau saja orang itu bisa bersikap baik terhadap dirinya sendiri.
menurut gue sikap terbaik gue sekarang adalah emosi gue. walau terkadang banyak orang yang bilang kalau gue itu egois. gak terlalu gue pedulikan, itu kan pendapat dia. gak ada orang yang gak egois di dunia ini. apa dia orang yang bodoh tidak memerlukan pengertian jika bertemu orang yang keras kepala. setiap orang pasti egois. hanya saja tergantung bagaimana cara orang itu memberikan auranya. berfikir jernih dan bersikap tenang itu jadi salah satu solusi gue untuk menyelesaikan sebuah masalah buat gue.
apalagi dengan yang sedang gue alami sekarang. mempunyai sesuatu yang bernilai, tapi tak ada di dalam diri gue. bagaimana cara gue untuk selalu gue jaga dan tetap utuh. gak semua jalan yang gue pilih bisa berjalan dengan lancar. dan itu bisa membuat gue sangat gelisah. itu gue. kepastian itu penting.
dalam situasi seperti ini gak mudah buat gue untuk melakukan sesuatu. tapi gue punya cara lain untuk bersikap. positive thinking. gue percaya dengan apa yang gue miliki. walau tidak dalam keadaan yang sebenarnya. untuk hal ini, gue gak bisa sendirian. dan gue tau gue sedang sendirian. itu menurut gue, atau memang dalam keadaan yang sebenarnya. gue gak telalu peduli. tapi gue bisa pahami. yang disana bisa merasakan aura gue. walau tak bisa membaca mata gue.

karna yang jauh disana tidak pernah melihat mata gue yang sedang berbicara dengan matanya.

Minggu, 21 Oktober 2012

say something, beib..

Apa yang harus gue mengerti dari lo? Kalau lo gak pernah mengatakan apa-apa. Kau tak pernah menatapku serius dan menggenggam tanganku erat. Apa yang harus gue jawab yang gue rasaain saat ini? Lo selalu buat gue bimbang. Bertanya-tanya dan gelisah. Saat gue hampir berhasil membuang perasaan gue, lo hadir lagi dengan cara lo yang gak pernah lo sadari adalah menusuk jantung gue. Kalau saja kamu mengerti, aku ingin kau menyadari. Aku pernah memasuki hatimu. Kau pernah menembus hati ku. Haruskah aku selalu terluka karna mu. Membuat titik air yang melampiaskan rasa itu.
Jangan membuat ku takut. Jangan kau diam.. Aku ingin kau bicara.. Aku akan melakukan sesuatu. Tolong hempaskan aku dalam peluk mu. Aku ingin menghilang.

Tolong kau lakukan apa yang hatimu katakan..
Tak semua yang aku katakan adalah inginku.
aku ingin kau tau itu.. bertanyalah, baca diriku, dan lihat mataku.

perasaanku

Jangan biarkan aku terluka karna kekecewaanan.
Izinkan aku untuk selalu menjaga perasaan ini.
Aku tak ingin takut untuk memulai lagi.
Walau ku tau hati ini tak cukup kuat untuk aku bangkit lagi.
Jujurku inginkan dirimu, bohong ku tak ingin melepas dirimu.
Tak akan ada arti kejujuran dan kebohongan.
Kalau kamu bisa merasakan diriku dan membaca mataku.
Tak perlu sempurna untuk bahagia.
Apa adanya dirimu dengan cinta mu dan usahamu.
Cukup untukku menggembok hati dan membuang kuncinya.
Biarkan aku mencintaimu, aku ingin merasakannya lagi.

Sabtu, 20 Oktober 2012

PUMPING

PERCAYA HATI MU
JANGAN KAU PERLAKUKAN AKU SEPERTI INI HANYA KARNA KEINGINTAHUANMU, HANYA KARNA UNTUK MENGETAHUI AKU YANG SEBENARNYA
AKU AKAN KATAKAN APAPUN YANG INGIN KAU TAU DARI KU
TAPI AKU MOHON
BUAT AKU PERCAYA PADA MU
AKU SAYANG KAMU

Hanya DIRIMU


Aku terjatuh lagi.
Aku tau ini akan membuat ku sakit.
Aku terhempas lagi.
Aku tersandar dalam buaian mu.
Aku tak pernah ingin kau menghindar.
Apa lagi membendung harapan besar.
Aku hanya tak dapat menahan segala emosi.
Aku tak dapat mengontrol segala emosi ku.
Menimbulkan perasaan yang mengalahkan fikiran ku.
Dan aku tersadar kau lah kelemahan ku.
Aku begitu rapuh,
Saat ku lupakan mu dan kau selalu hadir lagi, dan lagi.
Aku tidak tau dan tak bisa mengakui apa yang sebenarnya aku inginkan.
Aku hanya butuh seseorang yang seperti caramu menyambut diriku.
Sebagai pelengkap hati ini, sebagai sahabat yang hidup bersamaku.
Aku tak mampu mendefinisikan dirimu.
Aku ingin kau selalu memberitauku.
Apapun yang sedang kau rasakan.
Bagaimanapun aku ingin tetap bersama mu.
Aku tak ingin mengenal rasa itu tanpa kamu.

Kamis, 18 Oktober 2012

draft


Aku tak ingin tertidur.
Disetiap nafas yang ku hembuskan
Ku rasakan betapa beratnya ini
Disetiap hayal yang terbang jauh
Ku bayangkan setiap kejadian-kejadian itu
Entah sampai kapan
Aku tak ingin tertidur.

Ada yang bilang semakin kita dewasa, pikiran kita akan semakin bertambah dan bertambah banyak. Masalah akan lebih banyak dan tantangangan akan lebih besar. Sejauh ini gue banyak belajar dari setiap kejadian yang gue liat disekitar gue, belajar dari kesalahan-kesalahan gue, dan belajar dari setiap kesendirian gue. Gue pribadi termasuk seseorang yang gak bisa hidup sendiri, gak bisa langsung tanggap dengan hal baru dan gak bisa bergaul dengan mudah kepada orang yang baru dikenal. Satu persatu gue memperbaiki keadaan gue. Gue mengamati setiap kejadian disekitar gue, selalu waspada dan mengambil keputusan. Gue belajar untuk mengerjakan tugas-tugas gue dari yang lebih mudah agar cepat selesai. Dan tantangan gue adalah mempergunakan waktu se efisien mungkin dalam menyelesaika masalah.
                                              
Dan semua itu tidak berjalan lancer-lancar saja. Pasti ada gangguannya

mita and all

aku rindu, selalu rindu

ingin bertemu dan memeluk erat dirimu

selalu tersimpan dalam buku ku

kisah kita yang begitu seru

sahabat, ku yakin abadi

selamanya bukan hanya dalam hati

aku ingin selalu disini

menunggu kenangan datang kembali

bersama kita bertukar kisah

untuk temukan hari yang cerah

bersama cinta menebar kasih

tonight

kamu, gak ada habisnya tentang kamu..
masih sama seperti kemarin, aku tetap menganggap kamu sama seperti yang lain.
tak ada yang membedakan kamu dengan mereka, kalian sama saja suka bermain.
hati hati dengan permainan mu, kadang kau ceroboh melakukan kesalahan.
hati hati tentang tindakan mu, kau akan membahagiakan atau menyakiti hati seseorang.

haalaahhhh galau lagi gue..
lagi lagi galau..

tentang kamu.. mendekati, mententuh, dan merayu..
tentang kamu.. dengan canda, masuk hati, dan serius..
tentang kamu.. sok cuek, tidak peduli, dan hanya lewat.

tentang aku, gak kenal, nahan ledekan, manfaatkan kesempatan.
tentang aku, jatuh cinta, jatuh hati, bangkit lagi.
tentang aku, belajar dari masa lalu, gak mikirin lagi, se perti air yang mengalir.


ngomong apa yaa gue.. hemhemhem
whatever

Selasa, 16 Oktober 2012

Kalau lo pengen tau sesuatu dari gue.




Gue sebenernya gak pernah buka hati gue setelah dia. Sampai gue bertemu lo juga gue ya biasa aja diri gue yang sepi. Menikmati kesendirian yang selalu terjadi. Waktu gue ditanya kira-gue bakal suka gak sama lo juga kan gue jawab “engga”. Keseharian dengan canda gue dan canda lo juga kadang jadi sebuah puisi yang unik yang bisa gue posting. Bukan semata-mata apa yang gue benar-benar rasain. Merangkai kata-kata adalah hobi gue. Jangankan kisah canda, dengan nonton film cinta pun kalo gue pengen bisa gue jadiin sepuluh puisi. Kisah lo sama mantan lo juga gue bisa puisiin.

Dan lo tau itu.

Dan disaat gue sedang tidak semangat hidup di dunia ini, ada masalah yang sangat mengganggu hati gue, lo biarin gue nyaman bersandar di bahu lo. Tadinya gue kira itu biasa aja. Itu keadaan darurat yang gak bisa gue hindarin karna gue harus nyaman dibanding terjadi kecelakaan. Dan gue emang butuh untuk bersandar. Gue menikmati itu, rasa nyaman yang bisa buat hati gue tenang.

Dan setelah itu dan setelah ini itu... dengan perbedaan sikap lo yang jauh beda dengan mendadaknya, menggetarkan hati gue.. menjadi rasa sakit yang aneh. Memaksa gue terus merasakan sebuah getaran dari sikap lo setelah kejadian itu.. dan lo tau, rasa sakit itu hilang saat gue membuka pintu hati gue.. saat nama lo selalu gue sebut dalan keseharian gue. Rasa sakit itu alasan gue mengakui kalau lo buat gue jadi jatuh cinta.. rasa sakit berubah menjadi indah.

Dan setelah itu, gue belajar untuk selalu jujur kepada diri gue sendiri. Setiap hari, sampai satu minggu ketemu minggu lagi. Gue gak temukan yang gue cari di dalam diri lo. Membuat gue menahan rasa indah yang harusnya terus mengalir. Tapi kau berhasil menyumbatnya. Aku berkeputusan untuk meninggalkan rasa itu, rasa sayang yang telah kau buat aku menjadi indah.

Lalu kau tanya aku mengenai perasaan.

Maaf, aku takut untuk kecewa karena cinta yang tak sejalan.

Aku akan kembali satu. Tanpa kamu, kecuali kau kenal diriku.

hilang



Suka sama lu? Ya . suka sebagai temen aja.
Kalau suka nya dalam tanda kutip, rasa itu baru aja gue buang.
Ya gimana lagi, gue merasa sia-sia nyimpen perasaan itu sendirian.
Kalo aja lo bisa jadi diri lo 1, jadi diri lo sendiri.
Yah,, pokonya gue ya apa adanya gue.

Perasaan gue udah ilang yang sempet “suka” sama lo.
Gue udah bisa kontrol diri gue, toh lo gak inginkan gue.
Ga ada alasan gue mempertahankan itu.

Tapi saat lo mulai lagi, saat hasrat lo yang gue gak mengerti
Lo jadi aneh menurut hati gue.
Lo gak seharusnya mendekati gue.
Gak seharusnya lo semakin mendekati gue.

Tapi lo tenang aja. Gue tau itu hanya perasaan gue aja.
Gue tau itu sebatas canda.
Itu alasan gue, menghentikan perasaan itu.

Tapi kalau pertanyaan lo bukan suka, tapi sayang..
Gue.. gue jadi takut mendalami kata kata itu. Karna gue ya gue.
Sekarang lo bukan satu satunya yang ada difikiran gue.
Saat ini lo bukan masalah gue lagi.

Senin, 15 Oktober 2012

kemarin bersamamu


Haruskah aku akui kalau aku sedang jatuh cinta.
Haruskah ku buka hati agar kau tau yang sebenarnya terjadi.

Dan kau datang merubah segalanya.
Membuat lebuh indah
Membawa cintaku setinggi angkasa.
Kau datang memberi satu alasan.
Tuk menepi semua keraguan.
Di dalam hati ku ini.
Ohh, mungkinkah hatiku telah memilih.
Kamu yang tervisualisasikan oleh ku.
Ketika aku lelah aku ingin bersandar.
Kau tarik tangan ku untuk memelukmu.
Kau buat aku beristirahat di bahu mu.
Mengembalikan semangat yang sempat hilang.
Dan aku tak tau kenapa.
Kadir mu membuat ku berubah lagi.
Hasratku untuk menulis kembali lagi.
Kemarin hati ku sakit karna tubuhku.
Tspi sekarang karna getaran itu.
Kau membuat ku terpaku.
Aku inginkan yang terakhir.
Aku tak ingin berakhir.

bayang mu dalam benak ku


Melepaskan hati seseorang yang memang tak seharusnya ada disini. Aku, belajar merelakan sebuah perasaan yang ada ini untuk aku kembalikan lagi. Aku bisa berdiri sendiri tanpa cinta itu. Dia tak inginkan aku.
Bagaimana dalam cinta tak ciptakan duka. Namun dalam duka bisa terhapuskan karna cinta.
Ingin melepas rindu padamu malam ini. Aku dengar lagu-lagu cinta agar kau tau dan merasa arti diriku. Malam ini aku kangen sama kamu. Aku tak tau harus apa. Rasanya ingin manja disisi mu. Bersandar dibahu mu. Mencium aroma mu yang menyadarkan ku kamu benar adanya.
Aku kacau setiap kali mennyebutkan namamu.
Aku selalu menyalahkanmu.
Kenapa kau genggam tanganku.
Kenapa kau dihadapan ku menanyakan keadaan ku.
Kenapa kau coba meraih tubuhku.
Apa yang harus aku lakukan agar kau tau sesuatu.
Kau membuatku resah. Kau masalahku saat ini.
Aku seperti kecanduan obat-obatan.
Kau bagai narkoba ku. Dan setiap saat harus menyebut namamu.
Kejadian biasa menjadi tidak biasa lagi.
Perasaan ku terlalu indah untuk ku dustai.
Sekarang kau begitu penting dan berarti.

keputusan yang lain


Mungkin baiknya ku buang rasa ini, anggap tak terjadi apapun. Aku ingin mengendalikan diriku seperti dulu lagi. Teman, tetap teman. Itu akan indah sampai seretusnya. Walau saat ku pejamkan mata ini, diriku selalu merasa disisi mu. Menahan indah hari ini untuk indah di hari esok. Menahan lagi cinta yang benar-benar datang secara tiba-tiba. Tak akan ada kesalah pahaman dan kita akan baik-baik saja. Kecuali, kau menyembunyikan sesuatu.

Perasaan ada. Keraguan juga ada. Mencari jawaban untuk mengambil keputusan apa yang akan dia pilih. Dia punya banyak pertimbangan. Mungkin aku sebagian kecilnya. Kau mengerti, aku juga pahami. Aku tau resiko aku yang telah mengambil keputusan. Aku memang pernah kecewa. Kecewa bukan yang aku takuti. Hanya saja jika muncul rasa cemburu, itu yang membuat getaran lain dihatiku. Mungkin hati ini sedikit mengenal sifatmu atau mungkin aku memahami arti dirimu. Itu alasan aku berkeputusan.
Aku memang inginkan dirimu, tapi aku tak memaksa kau untuk inginkan diriku.
Fikiran ini tak ku kenal aku yang dulu, aku yang kemarin. Fikiran ini terasa begitu dewasa untuk bersikap, atau sama dengan cuek. Namun aku masih mengenal hatiku. Hatiku tak sebijak fikiran ku ini.
Ku akui ku sadari aku telah jatuh hati. Tapi hatiku tak terjatuh.
Dan aku masih merasa tangguh,
Selama kau tak inginkan aku disisi.

Akhir cerita cinta itu


Minum susu hangat menenangkan jiwaku.
Bagai menyerap racun-racun yang beterbangan.
Namun kau bukan racun yang mengusik.
Seperti tinggal sendiri di tempat yang sepi.
Menikmati suasana hati yang begitu dalam.
Nafasku berat dan sulit untuk terelap.
Melangkah begitu sulit rasaku ingin menghilang.
Terdiam membuatku semkin terlarut dalam kesedihan.
Andai dapat ku temukan yang selalu aku butuhkan.
Tulus ku tak mengetuk cinta dihatimu.
Aku bagai seseorang yang sedang tersesat.
Tak mengenal arti terluka dan bahagia.
Dapat kah aku menciptakan sebuah ramuan.
Yang dapat menghilangkan sebuah nama di lubuk hati.
Sehingga tak ada kau lagi yang membuatku begitu berarti.

Rabu, 10 Oktober 2012

Kau tak inginkan ku



Ingin rasa ku memelukmu lagi, berbagi getaran yang ku rasakan kini.
Hilang senyumku saat ini, merindukan hangatnya sentuhan jemari.
Mengingat kapan terakhir kali aku menentukan pilihan hati, bibir ku berucap namamu.
Aku berhasil mengungkapkan sesuatu yang telah lama hilang.
Aku bisa rasakan sesuatu yang mungkin sangat ku rindukan.
Untuk sebuah perasaan yang begitu lemah, aku terhempas dari nyataku.
Harapan yang menjadi semangatku, dari diriku kadang berbalik keadaan.
Aku begitu rapuh, hati ku tak utuh lagi.
Kau telah membawa separuhnya pergi.
Aku akhiri perasaan ini, tak ada alasan aku memperjuangkan untuk dirimu.