Minggu, 24 Juni 2012

ngwurr

gak ada manusia yang gak egois.. apa lagi kalau sudah emosi. kamu boleh saja merasa yang paling benar walau kamu tau itu tidak sebenar yang kamu kira.. kalau saja kamu tau itu sebenarnya hanya saat kau emosi.. SADARI ITU.

okeyy ,, hari ini memang aku sangat bahagia.. bisa menulis dan aku juga sangat terpukul... melihat perkataan.

aku harus selalu ingat "lakukan hal yang terbaik, dan jangan sesekali kau putus asa"

aku sedang tertawa menertawakan dunia.. hebat tidak?
menjelajahi sikap dan sifat manusia..
mempergalih cara berfikir dan emosi manusia..

aaarrrrrrrrrrrghhhhhhhhhhhhhhh!!!!!!!!!!!!

intinya satu saja .. TAU GAK APA?!! SEMUA ITU HANYA SALAH PAHAM.
kamu tidak bisa menyiksa diri kamu sendirii. kamu itu punya tuhan.. kamu gak sendiri..

kamu gak boleh seenaknya berfikir ini.. itu.. yang nyata tanpa kau saring dan menjadikan racun untuk hatimu.. kamu gak punya tuhan. mana pernah tuhan mengajarkan berburuk sangka.


bagaimana? apa perkataanku salah?
hahahaha ya, saya sedang emosi batin. hahhh :)

temanku.. kamu terlalu berlebihan..

Sabtu, 23 Juni 2012

bubby quh



Ray.. kenapa kau memperhatikan aku, seakan seorang peri kecil utusanmu menemaniku dan menjagaku. Setiap nasehat, dukungan, dan arahan yang baik kau berikan kepadaku. Membuat ku ingin memiliki dirimu.. membuatku tak ingin kehilangan sedikit perhatian darimu.. namun kau tak punya tujuan, dari apa yang kau berikan kepadaku. Aku merasa marah.. aku minta dia menghentikan semuanya. Tapi dia tak bisa. Tapi dia selalu dan selalu menghubungiku.. setiap kata-katanya yang manja, tak lagi ku dengarkan. Hingga dia berani untuk memutuskannya untuk menyatakan hal yang aku mau. Dia membuatku tersenyum. Marah ku hilang. Hari berganti hari terasa indah dan aku merasakan ini rasanya jatuh cinta lagi. Rasanya senang bisa mengalihkan iwan teman yang selalu ku kagumi di SMA ku. Rasanya senang bisa focus ke orang yang sudah aku miliki. Namun setiap perjalanan pasti ada saja saat saat bertengkar, ngambek-ngambekan, bahkan waktu itu dia pernah berkata kasar. Untuk yang terakhir itu membuatku belajar untuk tidak terlalu peduli lagi kepadanya.. tapi dia bilang tidak bisa tidak mendengar suaraku kalau aku sedang kesal padanya. Membuatku tersenyum. Masa-masa satu bulan yang membuat hariku lebih baik. Lewat dari satu bulan, sedikit demi sedikit masalah dia terbongkar.. perempuan lain yang sedang break dengannya, pesan aneh yang mengancam aku dari pesan ray, membuatku merasa tidak percaya dia bohongi aku..tapi aku tak berfikir lama. Cukup sampai disini bermain perasaan, cukup sampai disini aku mengenal sosok Ray. Yang ku inginkan terjadi lagi. Dia memutuskan hubungan ini. Untuk sesaat, ini baik untuk ku. Aku tak terlibat lagi dengan mereka, dan aku sudah tak banyak pikiran yang tak ku temui jawabnya.

Seminggu sebelum aku putus dengannya, seseorang menghubungiku, orang yang pernah membuatku sayang padanya karna waktunya yang sering disita untuk menemani diriku.. seseorang yang datang sebelum Ray. dia Ruby. Orang yang takut bilang sayang kepadaku. Membuatku lelah menunggu hingga handphone dia rusak, tidak ada kabar hingga aku kenal dengan Ray. Ruby bertanya “by the way sudah punya pacar belum..” aku bingung mau jawab apa dan aku rasa aku tak perlu bohong padanya.. aku tak pernah bohong padanya. Aku jawab “sudah” entahlah dimana perasaanku padanya saat itu dan membuatku teringat dia pernah sms “aku gnayas kamu” gnayas yang kalau dibalik adalah kata “sayang”

Tiga hari setelah putus dengan Ray, Ruby menghubungiku kembali dan menanyakan kabarku dangannya.. dan entah kenapa aku menceritakan semuanya padanya. Seakan akan dia adalah sahabatku, tanpa ku ketahui kalau dia sebenarnya tak ingin mendengar kisah itu. Satu hari, dua hari, dan hari ketiga dia menelpon ku. Aku berbicara aneh aneh kepadanya.. dan (kau) percaya??? Aku menerima cintanya.. awalnya biasa saja.. dengan alasan, “dulu aku pernah sayang padanya, kenapa sekarang tidak bisa”. Tidak tau apa yang ada difikiran ku sekarang ini. Tidak ada yang pasti, semuanya mengambang tak tentu arah. Sampai rasa itu tumbuh lagi. Yap, aku bisa sayang lagi sama dia.. tapi itu tidak lama, sayang sekali dia mengecewakan aku.. dia membuatku marah tanpa dia ketahui apa yang dia telah lakukan. Aku mulai menentukan arah ku.. ingin focus ke UJIAN SEKOLAH adalah alasannya.. sebab aku tak bisa konsen jika dia terus membayang-bayangi langkah ku. Aku putus dengannya. Tanpa ada perasaan senang, atau sedih, atau datar.. setelah itu aku benar-benar focus ke sekolah ku dan aku lulus.

Malam minggu yang sepi seperti malam-malam sebelumnya. Aku tak percaya Ruby mengajakku jalan-jalan untuk menemaninya.. dan dia membuatku menjelajahi kenangan bersamanya.. hari-hariku begitu rumit tanpa ada cinta.. dari siapapun,. Sekarang semua teman-temanku sibuk.. sahabatku pergi keluar kota. Dan aku benar-benar kesepian.. sampai aku diterima bekerja dan aku mulai sibuk seperti mereka..
Aku ingin jumpa ruby malam ini. Rasanya aku sangat sepi tanpa teman. Namun dia sedang tidak dirumah, tapi dia akan menjemputku setelah itu. Aku setuju. Dalam perjalanan, kita berbicara banyak. Setiap kegiatan kita, dan apapun yang bisa membuat kita tertawa bersama.. lalu dia berkata “boleh aku genggam tanganmu” dia menggenggamnya.. seperti tak ingin dilepasnya lagi. Dan dia berkata “kenapa diam?” seperti biasa, aku malah mengalihkan pertanyaan “kamu dong ajak aku ngomong” intinya aku tak menjawab pertanyaannya. Dalam hatiku terdapat getaran, aku tidak mengerti.. dimotor ia menarik tanganku, aku tak ingin memeluknya. Aku tak tau apa getaran ini. ((mungkin peka)??) kepalaku bersandar di pundaknya, hingga sampai rumahku. Dan ia pulang untuk istirahat. Karna besok pagi kita mempunyai aktifitas lagi. Sebelum ku terlelap dalam malam, ku sempatkan kirim-kiriman pesan dengannya. dan inginkan malam seterusnya seperti ini.. tidak sepi, dan tenang disampingnya.

Aku semakin merasa aneh, aku merasa tak mau hilang dari dirinya. Tapi sewaku waktu ia bertanya padaku, “apa kamu masih sayang sama aku” aku tak pernah menjawabnya. Dan malah aku bertanya balik. “emang kalau enggak kenapa, kalau masih kenapa?” dia bilang “ya kalau masih, aku akan memperjuangkan perasaan aku, tapi kalau engga ya kita bisa sahabatan” Aku menyadari bagaimana egoisnya aku.. hanya memikirkan diriku sendiri. Sampai di hari ulang tahunnya pun dia ingin aku menjawabnya, aku belum bisa menjawabnya. Aku sadar aku menggantungkannya. Tidak membiarkan dia jalan ke tempat lain. Jujur aku melakukan  itu karna aku tak mau kehilangan dia, dia yang bisa mengerti sikap ku, sekalipun saat aku egois. Dan aku pun tidak tau apa aku masih sayang atau tidak sama dia.. karna kalau ditanya apa aku sayang padanya, jika aku jawab “ya” tapi aku tidak merasa sayang itu hadir. Jika aku jawab “tidak” tapi hatiku tak bisa mengatakan itu, aku pun tak mengerti!!

 Dua bulan telah terlewati dengan jarangnya aku dan dia berkomunikasi. Perasaan ku yang lelah mengantarku untuk bersandar pada ruby. Aku beranjak menghubunginya. Ngobrol, dan ngobrol.. dan dia bertanya lagi. Okeh, aku gak mungkin seperti ini terus menerus. Aku putuskan untuk menjawab pertanyaannya  “ruby aku minta maaf, karna aku telah egois sama kamu. rasa sayang itu sebenarnya sudah lama hilang.. apa tawaran kamu jadi sahabat masih berlaku? kalau kamu inginkan huhungan kita lebih lanjut, aku gak bisa.. tapi aku gak mau kehilangan kamu. Aku minta maaf” dia membalas pesanku “kamu jangan ngomong gitu, tawaran aku untuk bersahabat masih ada ko. Sekarang aku juga sudah punya kekasih.”

Lagi serius-seriusnya aku, dan berat sekali mengatakan itu, dia dengan polosnya jawab kaya gitu cobaa. Satu hari aku tak konsen kerja, berantakan, dapat seruan 10 kali juga. Malamnya aku chattingan sama temanku yang pernah satu tempat kerja dengan ruby. Aku tau ruby sudah tidak disana. Dan info yang aku dapat adalah “ruby resign karna diputusin sama ayu” hanya itu saja. Kebesokannya aku bertanya sama ruby, kenapa berenti kerja (karna yang aku tau ruby berenti karna sakit, atau gak kuat kerja disana) dia bilang ada masalah sama temennya yang telah mengecewakannya. Yahh, panjanglah ceritanya sampai yang ku tau dia punya pacar namanya “chizie” aku jadi semakin rumit. Aku minta ketemu. Aku pergi sama dia ketempat temenku yang bagaimana berita awalnya aku bisa kenal sama ruby. Disana sikapku di amati sama dia. Dan aku salah, dia benar seharusnya aku tidak boleh bersikap seperti itu. Aku bukan siapa-siapa laginya ruby. Aku merasa baru terbangun dari lamanya aku tertidur. Di perjalanan pulang. Aku meluruskan semuanya.. kita mengulang kata-kata kita mulai dari perbincangan saat setelah putus, sampai sekarang. Aku sudah bangun. Aku sudah sadar. Dia bisa semangat lagi, aku bisa menerima keadaan. Kita bersahabat. Tanpa rasa bergantungan. Sekarang aku bisa jadi temannya. Itulah yang aku butuhkan.. seorang teman.

Senin, 18 Juni 2012


cinta itu.. kamu.
kamu itu, pengelihatan ku.
buta itu bisa datang, kalau kamu pergi jauh.
kalau kamu pergi, cinta itu, tetap kamu.
bisa mengenal mu adalah cinta.
kalau saja ku tau kalau kau mengenal ku,
aku bahagia.
ketika tanpa disadari, aku jauh memahami mu.
tanpa aku memahami diri ku sendiri,
kalau aku memperhatikanmu.
terbuai akan kata kata mu, menyejukan hati ku.
tapi cinta tak selamanya indah,
bumbu bumbu pasti datang kapan saja.
menyalahkan, memanfaatkan, membuang-buang waktu..

Jumat, 15 Juni 2012

tidakkah ada yang mengetahui itu sebelum kau mengalaminya????


Hari ini dapat kabar baik atau buruk aku tak megerti. Tiba saja air mataku terjatuh saat dia berkata akan pergi untuk sekolah pelayaran. Seseorang yang berarti untukku, seorang kakak lelaki yang pernah aku bayangkan. Setelah tiga tahun lebih aku selalu bertukar pesan dengannya (sms-an), bertemu untuk pertama kalinya pada bulan mei 2012, dan sekarang dia mau pergi.. nanti siapa lagi yang temenin aku ….. Berat banget aku harus merasa kehilangnya. Dia gak tau apa yag sebenarnya kurasakan, karna aku merelakan keberangkatannya. Terlebih dia gak boleh pegang HP disana, dan yang penting dia harus tau sekalipun harus smsan satu tahun sekali aku tetap akan jadi adik dia, juga selalu ada buat dia.. Dia pun janji akan ketemu aku sebelum dia berangkat, dan aku orang pertama yang akan diajaknya berlayar jika ia sudah kembali.. mungkin 3 atau 4 tahun lagi. Aku yakin sesuatu yang lain akan ku alami tanpa cerita dengannya. keberangkatannya keinginan orang tua dia. Dan dia merasa itu kesempatan dia untuk membuat orang tuanya bangga padanya.. masalahnya, aku benar berat melepasnya walau aku tau aku pasti membiarkannya pergi.. aku bilang, pasti aku bakal kangen bangeeeet sama dia.. dia yang selalu ada buat aku, dia yang bisa dengerin aku kapan aja,, saat dia susah, senang, ataupun saat dia punya pacar. Tiba saja aku berharap.. tak ingin mendengar berita ini.

Dan aku teringat akan sesuatu, sesuatu yang sudah lama hilang. Sebuah keputusan yang entah datang dari mana yang membuat seseorang pergi tanpa kabar sama sekali. Dan aku tersadar, aku lebih baik seperti kakak ku rudi yang terus terang walau aku harus bersedih. Dan aku tau itu tak akan menjadi beban yang berarti buat kita. Seandainya aku tau…

Aku tidak menyangka. Hal ini menjadi sangat berarti.. hari hari biasa yang ku lalui bersama seseorang, memang biasa adanya. Namun setelah kau tau kau akan kehilangan kebiasaan itu, kau akan sangat merindukan hal biasa itu.

Dapatkah kita semua bisa untuk saling mengerti… membuat seseorang sedih itu tak selamanya menyakiti.  Kadang untuk menyembunyikan sesuatu hal yang akan membuat orang sedih pun, jika suatu saat akan terketahui malah akan sangat menyakiti..




jatuh hati atau patah hati

tersenyum manis karena mu, tak hentinya kau tumbuhkan bunga-bunga di hati ku.
membuat keadaan menjadi selalu baik, walau resah datang tak sedikitpun senyumku hilang.
menikmati suasana taman dengan embun-embun yang menyegarkan suasana jiwaku.
berjalan bersama seseorang yang ku genggam dengan pesasaan senang.

kini hatiku telah terbagi, menjadi pecah dan aku benci harus terjadi.
kamu dan dia yang ada di hatiku, menapa harus ku alami hal yang rumit seperti ini.
membuat detak jantungku tak beraturan dan keterpurukan selalu datang.
tidak bisakah aku mendapatkan mereka menjadi teman yang ku sayang.

terus menatap bola matanya yang coklat dan kecil,
membaca setiap perasaan tanpa harus terucap.
kau memberiku warna dengan cinta yang sederhana.
keseimbangan yang ku nanti, dan ku harapkan selalu ada.

mencoba mengerti perasaan ini untuk berkeputusan, memilih untuk mundur dan menghilang.
mungkin keadaan itu yang seharusnya terjadi sejak awal, namun tak ada kata terlambat.
mencari pintu mana yang paling terang, untuk ku buka dan mengisi senyum yang telah lama hilang.
sekarang aku akan beranjak tanpa pilihan, diantara orang yang ku sayang.

bisakah aku terus bahagia dalam setiap keadaan, walau ku tau itu sebuah keegoisan.
adakah kesempatan mendapatkan tempat yang paling indah untukku di masa depan.
ketika ku sadari betapa indahnya, dan banyaknya warna yang telah ku pancarkan.
satu jiwa yang akan menyatu padaku untuk selamanya, sampai maut memisahkan.

galau

menentukan pilihan untuk masa depan, membuatku memandang kesegala hal. membuatku mempertimbangkan segala keputusan. namun tak ku berikan jawaban, hanya berangan-angan dari ketidak pastian. aku berjalan sesuai kehendakku saja, aku tau dan bisa memilih mana yang harus aku pilih. bukan atas sekedar perlu atau semata-mata sebagai manfaat hari ini.
hidupku, diriku. aku jaga jasad ini sebaik mungkin untuk tinggal. untuk bisa bergerak dan terus berkembang. terkadang aku suka melihat dan bertanya bagaimana masa depanku. dan aku menjawabnya.. buat apa aku hanya memikirkan bagaimana masa depanku. toh masadepan ku akan terlihat nyata dengan sendirinya tergantung apa yang aku perbuat hari ini.
hati tak bisa ku bohongi. hati tak bisa bergerak tanpa keinginan tuk bangkit. aku sendiri saat ini, dan memang sedang ingin sendiri. tapi .. bisakah kau kirim aku seseorang yang tak ingin melihat aku sendiri. memang aku aneh, aku tau itu menjengkelkan, dan mungkin 1 berbanding 100 untuk menemukan seseorang itu. sebenarnya yang ingin tertulis dari tulisan ini adalah, "aku butuh seorang "dia" atau "seperti dia" berada di sampingku"
walau ku terus melangkah, namun rasanya kurang lengkap tanpa seorang teman di hati.

Sabtu, 09 Juni 2012

selamat tinggal

aku takan mengusik kalian.
sekarang giliran kalian yang ku lepas.
bukan berarti sayang ku lepas.
anggap saja ini bagian kepercayaan dari ku.
untuk dirimu melangkah tanpa kata-kataku.

rasanya seperti menyabik-nyabik jiwaku sendiri.
begitu sakit batinn didalam dada.
tak ingin semua itu kulepaskan.

aku memang egois, aku memang seperti anak kecil.
aku memang bukan yang terbaik.
walau aku bagian dari kalian.

aku tak bisa menyatukan diriku,
aku tak bisa menyerahkan rahasia.
aku diceritakan sebagai tempat keluhan,
tempat makian, dan tempat setiap perasangka.
aku merasa tidak pantas ada disini.

aku harus pergi.
entah tempat apa yang akan ku kunjungi.
tak ada yang perlu hawatir,
karna mungkin hanya ada 1 orang yang akan seperti itu.

aku sayang dia melebihi apapun didunia ini.
hanya tuhan yang tau kapan aku sangat tersakiti.
ketika tanpa ku sadari telah melukainya.

mungkin aku harus bergegas..aku tak mungkin diam disini.

Sabtu, 02 Juni 2012

Melayang


Hai nada,, iringi aku dengan alunan indahmu

Hati ini tak tentu arah saat ku jalani hidup ini sendiri..

Setiap detak jantungku yang membuat ku tak karuan

Bawalah aku kedalam irama lembutmu yang menenangkan jiwa 

"Tak ada yang tau kapan kau akan bahagia, sedih, ataupun merasa terkejut. Yang jadi pertanyaan adalah apa kau bisa tersenyum saat kau menerima sebuah kenyataan yang menyedihkan. Yang jadi pertanyaan adalah apa kau bisa bersama seseorang yang sedih hatinya sedangkan saat itu kau baru saja mendapat kabar yang seharusnya membuatmu sangat bahagia." 

Hai nada,, stabilkan emosiku.. aku tak ingin bersedih hati

Izinkan aku untuk selalu ternyum dan membuat mereka tersenyum

Kan ku hembuskan setiap bayang-bayang beban yang ku rasakan

Kan ku usahakan diriku menjadi seseorang yang membanggakan

Nada,, tetaplah bersamakuNada,, biarkan aku selalu bersamamu 

"Jangan kamu merasa lemah, maka kamu adalah orang yang lemah. Mengeluh itu menyenangkan, kepuasan untuk diri yang sedang lelah. Ingin dimengerti dan mengharapkan untuk istirahat sejenak tanpa resah. Kenapa kau tak mencoba untuk yang lain.. pikirkanlah kegiatanmu hal yang menyenangkan. Jadikanlah aktifitasmu sebagai kegiatan yang kau dambakan.. kamu tak akan mengeluh, kamu akan tersenyum. Kalau saja aku bisa." 

Ku menghirup bau pantai yang membawaku terbang, diatas ombak dengan angin yang kencang..

Ku rasakan dingin kaki ini seperti melayang dan pergi tanpa tujuan..

Rasa sendiri ku nikmati, walau ku tau betepa bodohnya inginku tuk menghilang..

Ku coba menghanyutkan setiap harapan kosong, yang bisanya menggoyahkan mimpiku terpendam..

Tuhan bimbinglah aku atas setiap langkah yang ku jalankan karna dirimu..

Berikan aku selembar kertas putih untuk ku tintai dengan harapan dan mimpi ku yang baru..

Kan ku jalani hidup ini dengan semangatku karena-MU.

Atas kasih sayang yang selalu hadir untukku..

Atas setiap kesempatan yang memberiku peluang..

Dan hadirnya seseorang yang kau ciptakan sebagai pelengkap diriku yang tak seimbang