Sabtu, 23 Maret 2013

Benar kah yang aku rasakan ini -_-?



“Mama kan mau kasih dia gantungan kunci, oleh-oleh dari kakak mu kemarin”
Aku kaget tapi datar “mau kasih dia?”
                “iya.. tapi mama gak enak sama yang lain.. soalnya mama Cuma kasihnya ke dia aja..”
Hemm?? “emangnya kenapa mau kasih ke dia??”
                “yaa mau kasih aja.. kan dia sudah baik sama kamu”
Ho? Em.. ko sampe nyokap gue yang bilang kayak gitu?? “ya kalo gitu kenapa gak kasih baju Singapore ini aja sekalian” dengan sok datar gue keceplosan..
                “baju? Em…” mama mempertimbangkan… “apa.. kasihnya pas perpisahan aja ya ??”
Hah!!!! “emang kita jadi pindah??!!”

Mengingat pembicaraan malam itu membuyarkan lamunan gue..dan sepertinya memang sudah saatnya gue harus bisa membiasakan diri jika nantinya gue benar akan pergi. Entahlah.. pindah ke tempat baru.. lingkungan baru, udara baru dan pengelihatan yang baru adalah yang paling aku inginkan di 1 tahun yang lalu.. tapi kini aku tak ingin beranjak. Walau harus, dan akan tetap beranjak. Aku tidak terpaksa.. hanya menghembuskan nafas dan merelakan..merelakan hati ku tertinggal..
Tak apa.. ini hanya aku yang merasakan.. kalau teman.. siapa saja bisa jadi teman. Tapi kekasih hati, mungkin agak berbeda. Tapi tenang saja .. aku bilang ini hanya aku yang merasakan. Karna dia tak pernah sedikitpun mencoba ungkapkan sesuatu.. mungkin karna ini hanya aku yang merasakan. Makanya aku tenang… tak ada yang akan merasa lebih kehilangan dibandingkan hati ku.. aku sudah biasa..
Tak ada yang perlu aku takutkan…
Yaa… semua akan berjalan seperti air yang terus mengalir…
Hati ku tetap tertinggal..
Sampai aku terbiasa dan mengembalikan bentuk utuh seperti sebelum aku mengenalnya..

Jumat, 15 Maret 2013

Sebuah Perasaan

mungkin tak seharusnya aku mendengar pengakuannya.. yang membuat ku mengejar apa yang seharusnya tak ku kejar.yang membuat ku terfikirkan atas apa yang ia nyatakan. entahlah,, logika ku tak sejalan dengan perasaan ini yang sampai sekarang tak ku mengerti. mengapa kau hadir dalam waktu ku.. apa kau berarti untuk ku? 

"jujur aku tak bisa memendam rasa yang ku akui ini sendiri.. jujur aku tak ingin kau rasakan hal yang lebih aneh dari yang ku alami. karna aku yakin aku bisa pergi.. dan aku adalah aku"

kaki ini melangkan dimana tempat mu berada.. hati ini nyaman kedika menemani mu.. ingin selalu melihat mu, melihat wajahmu yang begitu banyak ekspresi.. mungkin menarik bagiku menggoda mu.. dan aku rasa itu hal sepele.. tapi kenapa, saat kau bertanya tentang (yang tidak bisa ku fikir atau ku jawab dengan hati) aku seperti orang bodoh yang tidak bisa menjawab 1 + 1. hey,, aku bukan anak umur balita..

"yang telah ku putuskan meninggalkan segalanya. yang membuat ku marah dalam hati namun tak dapat ku benci.. aku tak mungkin dengan kamu, itu satu-satunya alasan ku tak memperjuangkan hati ku. kamu akan menjadi sangat berarti jika ku tetap disini. yang kenyataannya kita tak bisa bersama. kamu tetap tak tau apa-apa. kalau saja kau sadari.. hatimu mengetahui sesuatu"

terkadang.. hati kita menyatu.. perasaan kita sama sama sadari, dan berfikir pada hal yang sama.. namun kita sama-sama bodoh, dengan bisu dan ragu. namun kita tak punya keberanian, untuk memperjuangkan sesuatu. yang menjadikan aku dan kamu adalah kita..

Minggu, 10 Maret 2013

my Rainbow


Saat kau berkeputusan.. bisumu meredamkan warna di wajahmu..
Dan kau menatapku. Perlahan.. kau ucap kata demi kata..
Menyampaikan hal yang kau benci.. yaitu perpisahan..
Aku hanya bisa bertanya tentang mu.. entahlah,
Tak ku perlihatkan kesedihan dalam hati ini..
Sungguh aku hanya bisa tersenyum.
Tak percaya harus mendengarnya secepat ini..
Hari ku mulai berubah, namun sangat berbeda saat didekatmu..
Harus ku akui, jauh darimu bagai kehilangan satu warna terindah dimataku..
Namun tak ingin ku menjadi hambatan untuk menggapai mimpimu..
Aku semakin ingin selalu disampingmu..
Sampai hanya fotomu yang bisa aku tatap..
Hingga kembali bisa menggenggam tangan mu lagi..
Aku akan selalu disini menunggumu kembali..
Menjadikan warnaku sempurna lagi.

Read iT


Selalu menatap wajah mu..
Selalu ku simpan dalam hati ku..
Menanti waktu yang akan mempertemukan kita..
Menunggu hari yang akan kita warnai..
Bersamamu dan mengabadikannya lagi..
Berharap kita bisa tertawa bersama ditaman ini..
Ceria, saling menatap, dan tertawa..
Membuat kisah baru yang akan selalu kita ingat..
Kamu yang selalu aku rindu.. satu hati mu..
Masih kah kau simpan foto ku, foto kita dalam memorimu..
Ingatkan akan canda kita? Aku ingin mengulangnya..
Bersama waktu yang selalu berputar..
Mengiringi senyum kita..
Ingat lah selalu.. hari itu.. pasti kita akan temui..
Karna kau tau.. aku sayang pada mu.. kau harus selalu tau..

ketika Kecewa


Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Cinta tak mungkin berganti, tak mudah berganti jadi benci

Bersamanya lagi.. di taman itu aku mengungkapkan rasa..
Sayang yang tak dapat dimengerti..
Detak jantung yang tak mendebarkan rasa cinta
Namun perasaan yang sempurna
Aku bilang semua yang ingin aku katakan
Namun kau seperti memanfaatkan
Apakah aku benar?
Aku ingin berhenti.. walau tk secepat aku memilih mu
Aku harus pergi.. karna memang tak aka nada lagi
Sesuatu yang tak ku mengerti harus aku benci dari ini..
Tak ingin semakin dalam lagi..

hati ku marah.. kau jahat.. namun berbicara dengan mu redam kan amarah ku. Bagaimana aku membencimu.. aku sangat marah !!
karna saat bersmamu. Semuanya indah.
Saat bersamamu.. semuanya sempurna.
Apa aku harus MATI, baru kau mengerti

jatuh hati


Aku jatuh cinta
Untuk pertama kalinya ku dapati rasa
Indah melebihi rasa bahagia
Yang kapan saja bisa menumbuhkan ceria

Dan luka yang harus ku teima
Saat api cemburu membara dalam hati
Hanya mengatur nafasku untuk tenang
Aku percaya padanya saat ia pergi

Tak ada alasan untuk tidak memikirkannya
Hati ini terus mengulang rasanya bersamamu
Entah anugerah atau kebodohan yang ku alami
Kau menjadi segalanya
Walau terus kau ucap tak ada yang sempurna
Namun memperlakukan ku seperti yang sempurna