pernah ku meyakini sesuatu yang aku anggap itu akan menjadi masa depanku "karate". aku menjalaninya dengan serius. mencoba untuk menggapai goals yaitu menjadi yang terbaik dari yang terbaik.. ada seni gerakan dan prtarungan. aku tidak mahir di keduanya,. namun aku ada kelebihan dalam seni geraan karate. aku meyakini itu. aku latih dan terus berlatih. memperindah gerakan ku dengan penuh semangat dan kecintaan aku terhadap hobiku itu. tidak sedikit pujian yang aku dapat dan selalu naik dua peringkat dalam pelaksanaan ujian karate. betapa senangnya aku telah melangkah sejauh itu dan aku selalu ingin berkembang untuk ungkapan terimakasih ku telah mendukung diriku. aku terus melangkah sampai ke pertandingan bermain seni gerakan. dan yang terjadi adalah, kesalah pahaman dengan tingkat kyu ku (aku belajar gerakan yang bukan dipertandingkan) namun aku tidak berkecil hati, aku tetap bersemangat dan mempunyai harapan dan berusaha menjadi yang terbaik.
sampai ku dapat kabar aku sekeluarga akan pindah rumahyang jauh dari sini, dan aku terputus dengan hobi ku.. ohhh tidakah mereka tau mimpiku menjadi pecah.. berantakan karna alasan jauh lah, biaya lah, waktu lah, yang menurutku tidak masalah tapi masalah untuk orang tua ku. kalau saja mereka tau mimpiku hilang dengan sekejap. yang aku yakini disinilah aku bisa bahagia, sukses untuk aku dan keluargaku.
aku sempat mengalami sedikit depresi ketika malam hari membayangkan kenangan indah tentang karate. hari berganti bulan, dan berhanti tahun demi tahun. hingga aku bisa melepasnya. melepas hobiku dan merelakan kehidupanku mengalis seperti air.
kini aku berada di kesempatan lain, tapi aku tidak sadar itu. setelah aku lulus SMA ingin sekali ku kuliah untuk mencapai mimpi baruku "psikiater" mengobati luka hati setiap umat tuhan yang sedang galau jiwanya. kesalahanku tak tau harus berbuat apa untuk mencapai itu. tak ada yang suport aku, sekalinya ada juga tak bisa terus menyemangatiku. aku menjadi mengubur mimpi itu hingga siap untuk aku bangkitkan lagi.
kini aku mencoba untuk melamar pekerjaan dengan niatku melakukan berubahan dalam diriku.
disinilah aku, aku menjalani hari-hariku kurang lebih tujuh bulan.
awalnya aku takut untuk tidak diterima. karna ini pertama kalinya aku melamar kerja. karna tidak ada yang tau bagaimana keadaan disana. tapi aku tetap yakin aku pasti diterima. yaa, aku diterima bekerja disana.aku jalani masa-masa training ku. perjalananku tak semudah yang dirasakan. jiwaku tetap bukan disana. aku melayang dalam masa percobaan sebagai karyawan selama tiga bulan. aku tak tau apa yang akan terjadi besok. apa aku akan dipecat atau apalah yang membuatku merasa sangat hawatir. goals ku saat ini adalah belajar kompeten di bidang yang aku pegang.mencoba bangkit dan berfikir bagaimana aku agar bekerja dengan baik. terkumpullah jawaban-jawaban dalam benakku. dan aku memilih untuk belajar mencintai pekerjaanku. mengatur waktu kerja ku dan berusaha untuk teliti dalam setiap gerak-gerikku. entahlah apa aku dilihar berhasil untuk itu atau belum. karna menurutku aku sudah bekerja sebaik mungkin, dan tak ada manusia yang selalu benar. yang penting aku tetap baik dalam rencana kerjaku. entahlah bagaimana mereka melihatnya. hasilnya masa percobaanku di perpanjang menjadi 6 bulan. betapa sedihnya aku. namun aku berusaha tidak putus asa. aku tetap bergerak, dan banyak sekali motivasiku terbangun selama bekerja disana.
seperti kata seseorang yang telah membaca buku yang berjudul "tiga langkah lagi emas" tadinya aku berfikir, mana mungkin? tahap apa aku bisa sukses sampai langkah-langkahnya hanya sampai ke tiga.
ternyata aku salah. yang dimaksud adalah "kamu melangkah tiga langkah lagi adalah emas" kamu terus melangkah dengan target. kamu harus yakin dan berusaha, jika sudah langkah ke tiga kamu melum mencapainya, teruslah semangat lagi dan berkata, "tiga langkah lagi emas untukku" terus kau berfikir tiga langkah lagi... sampai kamu mencapai goals mu! walau kamu tau kalau dibelakangnu, kamu telah melangkah lebih dari seratus, atau mungkin dua ratus langkah yang kamu lalui. tapi lihatlah di depanmu, kamu akan melihat dirimu derdiri di tempat yang kamu inginkan. jika kamu benar serius, yakin, dan berusaha. jadilah nyata mimpimu.
betapa merindingnya aku mendapatkan motivasi itu.
dan satu lagi, kata kata yang mungkin hanya sekedar kata-kata.
yaitu ketika kau diminta untuk menjawab "apa contohnya rasa memiliki dan tidak memiliki?"
jawablah...
contohnya :
rasa memiliki.. "seperti seorang ibu yang yang anaknya sedang tidak mau makan, pastilah ia hawatir dengan anaknya.. dan sebagai seorang ibu yang sayang kepada anaknya akan berusaha bagaimana agar anaknya mau makan, apakah diajak main sambil makan.. atau diajaknya jalan-jalan sampai anaknya mau makan."
namun jika seorang anak itu di rawat oleh pembantunya dirumah, jika anak asuhnya tidak mau makan apa mungkin dia akan seperti ibu kandung anak tersebut yang akan terus berusaha sampai anak itu mau makan.
itu yang bukan rasa memiliki.
sama seperti aku bekerja didisini..
aku harus membuka mataku, bahwa aku telah disini.. aku sudah berbulan bulan disini.. apa aku akan terus tidak meyakininya..
(rasa trauma ku ketika aku karate)
tidak ada yang tau bagaimana masa depanku.. tugasku sekarang adalah terus belajar.. belajar untuk tau apa yang tidak aku ketahui. menyadari dimana aku sudah berada dan inilah kesempatanku mengembangkan diri.
aku harus selalu ingat.. tiga langkag lagi adalah emas... emas adalah mimpiku, dan mimpiku adalah target ku.
Rabu, 11 Juli 2012
( -_-)
Apa yang sedang aku rasakan, tak berat dan tak ringan
untuk sebuah beban yang ku pikul. Keinginan besar yang tak bisa aku buktikan
karna kelemahan hatiku yang begitu luluh padanya, membuatku seperti dalam
kurungan dan dibiarkan. Cara berfikirku yang tidak dimengerti olehnya membuat
ia tak tau kalau aku mengecewakannya. Ohh tuhan apa yang harus aku perbuat. Terlebih
ku tak memiliki seseorang yang bisa membaca isi hatiku. Kelemahan ku yang belum
bisa aku ubah untuk jadi kekuatanku, keterpurukan membuatku terbuai dalam
bervisualisasi, aku yang begini, aku yang begitu.. aku adalah aku. Sedih sebenarnya
merasa sendiri seperti ini. Aku tak tau harus melangkahkan kaki ini karena
apa..
Ayah,, aku butuh ayah
Senin, 09 Juli 2012
dreaming
rasaku ingin menggenggam tanganmu, dan itu pun tak cukup untuk membuat jantungku berhenti gemetar. dan rasanya inginku memelukmu, berbagi ketenangan yang ada di dalam dirimu.. dimana bisa aku rasakan damai karena bersamamu. membuat lukaku perlahan hilang karna hadirmu..
jangan pergi,, jangan pernah berakhir.. temani aku, beri aku alasan untuk tetap tersenyum seperti inginmu. warna warni hari yang selalu ku nantikan untuk melihatmu. membuatku mengerti kamulah mimpi baruku.
jangan pergi,, jangan pernah berakhir.. temani aku, beri aku alasan untuk tetap tersenyum seperti inginmu. warna warni hari yang selalu ku nantikan untuk melihatmu. membuatku mengerti kamulah mimpi baruku.
Minggu, 01 Juli 2012
bintang hati, terbanglah
Kau inginkan pisah karena kesalah pahaman. Kejadian yang
tidak pernah terbesit difikiranku. Kalau Kau akan korbankan rasa sayangmu untuk
melupakanku. Disini aku mencoba mengungkapan kebenaran, akan perasaanmu yang
sebenarnya untukku, ku inginkan kepercayaan mu kepadaku kalau aku sangat
mencintaimu. Namun kau lebih memilih untuk pergi. Aku tak miliki alasan untuk
melupakan sedikitpun kebersamaan kita. Setiap tawa canda, duka bahagia, dan
genggaman semangat yang selalu hangat terasa dijiwa. Dulu kamu adalah waktuku. Kau
selalu ada di hayal dan nyataku. Disetiap detik detik hariku tak pernah
sedikitpun aku tak memikirkanmu. Berharap kau akan kembali untuk ku. Banyak waktu
yang habis terbuang karenamu, aku belum bisa meninggalkanmu, kenapa kau pergi? Semudah
itukah kau mengambil keputusan? Pernahkah aku melukaimu dalam? Katakanlah.. aku
bisa berubah untukmu. Asal kamu bisa ada disisiku selamanya.
Meratapi kesendirian ku mencoba bangkit dari sepi di hati. Ku
coba mengambil langkah pertama, memulai tak jauh memikirkan tentang kamu. Kamu yang
sekarang hanya hayalku, tak ada waktumu untuk hadir menemaniku. Perlahan aku
coba meninggalkan kenangan itu. Dan berharap aku bisa melihatmu lagi. Aku ingin
melihat diriku apa bisa melupakanmu, aku ingin melihat apa kamu sudah benar
melupakanku. Kau membuatku bergantung dihatimu. Masihkah kau mencintaiku?? Aku mohon
jawablah.. aku harus melepas rasaku untukmu, beri aku kepastian agar aku
tenang.
Namun kusadari aku memang masi memikirkanmu, kamu tak bisa
hilang dalam benakku. Apa yang harus aku lakukan?
Seseorang jawablah hatiku,,
Seseorang temanilah aku,,
Seseorang warnailah hariku,,
Seseorang datanglah ke sisiku,,
Berikan aku waktu mu agar kamu memenuhi waktu ku, biarkan
aku bersandar pada seseorang selaun kamu..
Terima kasih atas waktumu yang dulu selalu ada untuk hatiku,
aku akan menjadi seperti inginmu, aku pasti bisa melupakan kenangan itu.
Langganan:
Postingan (Atom)
