Kenapa seakan ku bisa melihat cinta itu, kenapa kau tunjukan
padaku kasih dan sayang mu. Padahal kau tak tau apa yang sebenarnya terjadi
pada dirimu sendiri. Padahal aku akan melepas mu dari bayang-bayang ku. Namun setiap
berada didekatmu, kenapa hatiku selalu luluh, membiarkan diri ini selalu
terhempas. Kenapa kau berani mencintaiku. Aku takut hati mu yang terluka. Kau tau
hati ku selalu untuk mu. Kau tau aku selalu inginkan kamu. Aku akan belajar tak
mengetahui segalanya. Mungkin dengan berpura-pura hilang ingatan tentang kita
akan lebih baik-baik saja (jika itu mau mu). Aku minta maaf karna cinta yang ku punya. Aku minta
maaf karna aku, hatimu terseret mengunjungiku. Aku tak bermaksut memberikan
beban ku padamu, aku minta maaf… aku hanya tak tau bagaimana harus
berpura-pura.. kau selalu tau yang ku mau.
Begitu banyak pertanyaan ku untuk mu, begitu ingin aku jadi
milikmu.. memasuki duniamu dan membuat dunia untuk kita.. membuat ku tertawa
dalam nyata.
Bisakah kita bersama selamanya?
Jika iya, kau tau satu hal yang terlintas dalam benak ku.
Dan jika tidak, aku akan sangat menikmati perasaan ini
sendiri..
Seperti anak kecil lagi, yang baru pertama kali jatuh hati..
Selalu membuat dunianya sendiri dalam hayal yang penuh
mimpi..
Jadi gadis polos yang belum pernah merasakan apa itu patah
hati..
Dan belajar melepaskan segalanya karna ia tau sekarang waktunya
untuk melihat matahari.
Sebodoh itukah aku, aku tak ingin lagi mengerti tentang
segalanya.. apa yang aku telah sadari, dan apapun yang tak pernah ku ketahui
selain dari hati ini. Kamu tau yang terbaik untuk dirimu. Aku pun harus begitu.
Selamat tinggal pertanyaan..