Kau inginkan pisah karena kesalah pahaman. Kejadian yang
tidak pernah terbesit difikiranku. Kalau Kau akan korbankan rasa sayangmu untuk
melupakanku. Disini aku mencoba mengungkapan kebenaran, akan perasaanmu yang
sebenarnya untukku, ku inginkan kepercayaan mu kepadaku kalau aku sangat
mencintaimu. Namun kau lebih memilih untuk pergi. Aku tak miliki alasan untuk
melupakan sedikitpun kebersamaan kita. Setiap tawa canda, duka bahagia, dan
genggaman semangat yang selalu hangat terasa dijiwa. Dulu kamu adalah waktuku. Kau
selalu ada di hayal dan nyataku. Disetiap detik detik hariku tak pernah
sedikitpun aku tak memikirkanmu. Berharap kau akan kembali untuk ku. Banyak waktu
yang habis terbuang karenamu, aku belum bisa meninggalkanmu, kenapa kau pergi? Semudah
itukah kau mengambil keputusan? Pernahkah aku melukaimu dalam? Katakanlah.. aku
bisa berubah untukmu. Asal kamu bisa ada disisiku selamanya.
Meratapi kesendirian ku mencoba bangkit dari sepi di hati. Ku
coba mengambil langkah pertama, memulai tak jauh memikirkan tentang kamu. Kamu yang
sekarang hanya hayalku, tak ada waktumu untuk hadir menemaniku. Perlahan aku
coba meninggalkan kenangan itu. Dan berharap aku bisa melihatmu lagi. Aku ingin
melihat diriku apa bisa melupakanmu, aku ingin melihat apa kamu sudah benar
melupakanku. Kau membuatku bergantung dihatimu. Masihkah kau mencintaiku?? Aku mohon
jawablah.. aku harus melepas rasaku untukmu, beri aku kepastian agar aku
tenang.
Namun kusadari aku memang masi memikirkanmu, kamu tak bisa
hilang dalam benakku. Apa yang harus aku lakukan?
Seseorang jawablah hatiku,,
Seseorang temanilah aku,,
Seseorang warnailah hariku,,
Seseorang datanglah ke sisiku,,
Berikan aku waktu mu agar kamu memenuhi waktu ku, biarkan
aku bersandar pada seseorang selaun kamu..
Terima kasih atas waktumu yang dulu selalu ada untuk hatiku,
aku akan menjadi seperti inginmu, aku pasti bisa melupakan kenangan itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar