Rabu, 10 Oktober 2012

Kau tak inginkan ku



Ingin rasa ku memelukmu lagi, berbagi getaran yang ku rasakan kini.
Hilang senyumku saat ini, merindukan hangatnya sentuhan jemari.
Mengingat kapan terakhir kali aku menentukan pilihan hati, bibir ku berucap namamu.
Aku berhasil mengungkapkan sesuatu yang telah lama hilang.
Aku bisa rasakan sesuatu yang mungkin sangat ku rindukan.
Untuk sebuah perasaan yang begitu lemah, aku terhempas dari nyataku.
Harapan yang menjadi semangatku, dari diriku kadang berbalik keadaan.
Aku begitu rapuh, hati ku tak utuh lagi.
Kau telah membawa separuhnya pergi.
Aku akhiri perasaan ini, tak ada alasan aku memperjuangkan untuk dirimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar