Aku bimbang
Setiap kali aku menuliskan dirimu, segalanya yang indah
terbayangkan. Setiap kali aku berlebihan, bagai terperangkap jebakan. Yang menyatakan
seolah-olah perasaanku, menunjukan jalan menuju yang ku tuangkan. Memang benar
indah yang ku bayangkan. Namun mustahil jika ada dalam kehidupan.
Memang indah untuk ku tuliskan. Begitu dalam sampai
hatiku bawa tersesat untuk melangkah. Membuatku ingin berhenti mengayunkan jari
yang terkontrol hati. Namun visualisasi telah terjadi. Dan aku tak bisa
melakukan apapun untuk kenyataan. Seakan aku hidup dalam angan-angan. Saat ini
aku hanya mempunyai dirinya yang memberiku sepaket warna baru, waktu yang
lebih, dan hati yang sederhana. Entah cinta, entah nyata atau rasa.
Aku tak ingin berhenti menulis.
Biarkan indah untuk ku sendiri, untuk mereka yang terkena
auraku J
Aku bahagia bisa menilis.. itu menyenangkan.
Indah ku ada dalam kata-kataku. Dalam puisiku. Dalam tinta
dibuku ku.
Bikan berarti mengobjekan dirinya itu bukan dia. Itu sebuah
perasaan indah yang ku buat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar