caranya mudah saja.. jadilah kamu seseorang yang baik maka kamu akan mendapatkan seseorang yang baik juga.. (^-^) untuk mendapatkan sahabat kita tidak perlu menjadi orang lain(karena jadi diri sendiri aja susah, apa lagi jadi orang lain). untuk mendapatkan sahabat juga kita ga bisa pilih pilih. kalau pilih pilih mah ngajakin sahabatan.. hei, beda loh, ngajakin sahabatan dan bersahabat.. seingat aku sih (memang aku ingat sebenarnya) aku berteman dengan anak perempuan yang (ehem,,) bawel,, uh, kebanting banged sama aku yang pendiam (belum begitu deket soalnya), hingga dia bercerita asik tentang kekasihnya dan pengalamannya. aku hanya mendengarkannya dan berpendapat.. disana aku juga mulai bercerita,, namun berbeda.. aku tak mempunyai kekasih namun aku sedang diposisi dedang menyukai seseorang. aku mendapatkan tanggapannya dan aku kaget.. wew,, pengalaman dia yang lebih dari aku, dia berikan kepadaku. saat itu kita kelas 3 SMP, dia punya geng sendiri dan akupun begitu. entah kenapa setiap pulang sekolah kami selalu bersama. bisa dibilang karna sama sama mempunyai waktu kosong,, hugh. lama kelamaan aku percaya sama dia. dan aku mulai berceriita tentang masalah ku dirumah. entahlah, aku merasa senang dapat mengungkapkan, hingga dia mulai berbicara dan seakan akan kita saling bertukar cerita. aku merasa kurang begitu bersyukur disitu. masalah yang aku punya tidak ada apa apanya dibandingkan masalah dia. aku merasa nyaman didekatnya. kami saling bercerita dan berpegang kepercayaan. menjaga pertemanan dan komunikasi. perjalanan yang singkat itu menunjukan sukap persahabatan, tanpa harus meminta menjadi sahabatnya.. sahabat adalah perjalanan. sama halnya dengan cinta,, cinta adalah dimana kita merasakan cemburu, mendadak bahagia, sedih, kesal, sayang, ugh,, berjuta rasanya.. ( Loh?? )
Sabtu, 22 Januari 2011
awal yang kuSadari sekarang
bagaimana sih cara mendapatkan sahabat yang baik??
caranya mudah saja.. jadilah kamu seseorang yang baik maka kamu akan mendapatkan seseorang yang baik juga.. (^-^) untuk mendapatkan sahabat kita tidak perlu menjadi orang lain(karena jadi diri sendiri aja susah, apa lagi jadi orang lain). untuk mendapatkan sahabat juga kita ga bisa pilih pilih. kalau pilih pilih mah ngajakin sahabatan.. hei, beda loh, ngajakin sahabatan dan bersahabat.. seingat aku sih (memang aku ingat sebenarnya) aku berteman dengan anak perempuan yang (ehem,,) bawel,, uh, kebanting banged sama aku yang pendiam (belum begitu deket soalnya), hingga dia bercerita asik tentang kekasihnya dan pengalamannya. aku hanya mendengarkannya dan berpendapat.. disana aku juga mulai bercerita,, namun berbeda.. aku tak mempunyai kekasih namun aku sedang diposisi dedang menyukai seseorang. aku mendapatkan tanggapannya dan aku kaget.. wew,, pengalaman dia yang lebih dari aku, dia berikan kepadaku. saat itu kita kelas 3 SMP, dia punya geng sendiri dan akupun begitu. entah kenapa setiap pulang sekolah kami selalu bersama. bisa dibilang karna sama sama mempunyai waktu kosong,, hugh. lama kelamaan aku percaya sama dia. dan aku mulai berceriita tentang masalah ku dirumah. entahlah, aku merasa senang dapat mengungkapkan, hingga dia mulai berbicara dan seakan akan kita saling bertukar cerita. aku merasa kurang begitu bersyukur disitu. masalah yang aku punya tidak ada apa apanya dibandingkan masalah dia. aku merasa nyaman didekatnya. kami saling bercerita dan berpegang kepercayaan. menjaga pertemanan dan komunikasi. perjalanan yang singkat itu menunjukan sukap persahabatan, tanpa harus meminta menjadi sahabatnya.. sahabat adalah perjalanan. sama halnya dengan cinta,, cinta adalah dimana kita merasakan cemburu, mendadak bahagia, sedih, kesal, sayang, ugh,, berjuta rasanya.. ( Loh?? )
caranya mudah saja.. jadilah kamu seseorang yang baik maka kamu akan mendapatkan seseorang yang baik juga.. (^-^) untuk mendapatkan sahabat kita tidak perlu menjadi orang lain(karena jadi diri sendiri aja susah, apa lagi jadi orang lain). untuk mendapatkan sahabat juga kita ga bisa pilih pilih. kalau pilih pilih mah ngajakin sahabatan.. hei, beda loh, ngajakin sahabatan dan bersahabat.. seingat aku sih (memang aku ingat sebenarnya) aku berteman dengan anak perempuan yang (ehem,,) bawel,, uh, kebanting banged sama aku yang pendiam (belum begitu deket soalnya), hingga dia bercerita asik tentang kekasihnya dan pengalamannya. aku hanya mendengarkannya dan berpendapat.. disana aku juga mulai bercerita,, namun berbeda.. aku tak mempunyai kekasih namun aku sedang diposisi dedang menyukai seseorang. aku mendapatkan tanggapannya dan aku kaget.. wew,, pengalaman dia yang lebih dari aku, dia berikan kepadaku. saat itu kita kelas 3 SMP, dia punya geng sendiri dan akupun begitu. entah kenapa setiap pulang sekolah kami selalu bersama. bisa dibilang karna sama sama mempunyai waktu kosong,, hugh. lama kelamaan aku percaya sama dia. dan aku mulai berceriita tentang masalah ku dirumah. entahlah, aku merasa senang dapat mengungkapkan, hingga dia mulai berbicara dan seakan akan kita saling bertukar cerita. aku merasa kurang begitu bersyukur disitu. masalah yang aku punya tidak ada apa apanya dibandingkan masalah dia. aku merasa nyaman didekatnya. kami saling bercerita dan berpegang kepercayaan. menjaga pertemanan dan komunikasi. perjalanan yang singkat itu menunjukan sukap persahabatan, tanpa harus meminta menjadi sahabatnya.. sahabat adalah perjalanan. sama halnya dengan cinta,, cinta adalah dimana kita merasakan cemburu, mendadak bahagia, sedih, kesal, sayang, ugh,, berjuta rasanya.. ( Loh?? )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar