Jumat, 04 Mei 2012

Satu

Sekarang mungkin aku bukanlah yang spesial lagi.
Sekarang mungkin aku sangat membuatmu kecewa.
Dan mungkin saja sekarang kau anggap aku sama seperti dia dia..


Sekarang siapa yang harus bersedih??
Kamukah?
Atau Aku?


Dulu begitu irinya mereka akan posisiku dihatimu.
Dulu begitu bahagianya akan langkah kita, sebelum hari ini datang.
Dulu tak ada yang bisa memutuskan ikatan kita.


Harapan hari esok, tak sesuai dengan perbincangan kita dulu..
Cita cita yang indah, tak bisa kita raih bersama kembali..
Hasrat ini, membuat aku sangat tidak mengerti..kamu terlalu berharga..
Aku tak mengerti.. Kenapa kamu begitu berarti..


Langkah tanpamu..
Tawa tanpa candamu..
Dan tersenyum tanpa wajahmu..
Disini aku sendiri..tanpa kamu.


Kamu..
Aku tidak tau lagi
kamu..
Selalu ku nanti
kamu..
Kamu adalah aku..dan aku .. Aku berharap aku masih sebagai kamu..


Dua hati yang menyatu..
Mendengar setiap kau menyebut namaku..
Dan kau merasakan saat aku membutuhkanmu..


Masalalu yang begitu tragis hari ini..

Aku selalu mengenangnya..
Membuka setian pembaran kebelakang,
Dan tersenyum seakan ku bersama kamu..
Begitu luka hati ku.. begitu hancur rasa ku..
Kamu kenapaa... ada apa dengan kamu...
Aku tak ingin kamu begini..
Kembalilahh....kembalilah.. aku tau kau ingin kembali.
Aku tau kamu, kamu tau aku..
Kita pernah menyatu, tanpa paku yang dipalu.
Kita adalah warna,, apapun warna itu..
Kita adalah pelangi,, apapun perasaan itu..

Sampai sekarang hari ini, dan detik selanjutnya... kita adalah SATU.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar