Menenti sang pangeran menampakan jati dirinya..
Saat aku yang sudah lupa dengan indahnya perasaan itu..
Saat aku lelah berharap kalau ia akan segera datang..
Sesosok yang lebih besar dariku, bisa mengangatkan
tanganku.. seorang yang membuatku begitu berwarna, dan ketulusan yang sangat ku
jaga adanya.. kamu bisa datang dan pergi sesukamu. Dengan cinta yang Cuma aku,
dengan bahagiamu hatimu aku..
Menanti sang pemimpin tiba..
Mengeratkan sebuah keluarga kecil yang senang hatinya..
Menjadi sosok ayah bagi anak-anaknya..
Kasih sayang yang begitu mahalnya saat pertengkaran, rasa
marah yang tak berharga saat bahagia.. memperkokoh hubungan yang romantis
diantara kita, dan peluhan yang begitu hangat untuk kita.
Kebahagiaan itu ada, kebahagiaan itu nyata.
Kebohoan itu karna ketertutupan, karna ketakutan.
Kebahagiaan akan hadir juka kau mau mulai dengan senyum
indah mu..
Begitu juga galau ada karna keinginanmu..
Cobalah menempatkan perasaanmu pada fikiranmu, maka logikamu
akan bermain.
Bandingkanlah saat kau bersedih hati dan tidak pernah
memulai untuk tersenyum dg tulus.. kau akan bersedih selama itu.
*back to up*
Sang pangeran yang selalu ku nanti..
Berikanlah sinyal itu dari hatimu..
Tersenyumlah untuk aku dengan kasihmu..
Dan yakinlah aku akan bersamamu..
;-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar