Apa yang salah dari diriku sehingga kamu sebegitunya marah
padaku, betapa kecewanya aku terlebih kamu yang paling berarti dalam hidupku. Mengapa
kesalahpahaman ini terjadi, sungguh ku ingin pergi tanpa melihat masalah ini. Ketika
teringat semua kenangan indah bersamanya, tak sedikitpun ku tau luka ini akan
terbentuk. Oh hidupku akankah aku menumpukan dan terus menumpukan kisah pahit
yang selalu ku buang. Mungkinkah aku dapat mengatasi satu persatu masalahku
dengan sebelah tangan ini.. tolonglah.. kau orang yang ku sayang... jangan
biarkan aku melihatmu menangis.. jangan kau buat aku menangisi kisah ini..
karna tanpamu aku mati, karna tampamu aku debu.. aku butuh pelukan mu, walau
terakhir kali ku ingat pelukan itu baru saja kemarin terjadi.. mengertilah, kau
telah membuatku tersakiti.. namun aku tak ingin kau tersakiti.. kembalilah
seperti dulu, kau yang bebas mengeluarkan ekspresimu, dihadapanku, dan tertawa
bersamaku.. aku rindu.. dibanding harus diam, bicara seperlunya dan membuatku
tersiksa atas pandangan mu.. aku sayang kamu, untuk seterusnya seperti itu..
kamu salah pahan padaku, aku tak bisa melihatmu terluka.. pergilah rasa itu,,
tinggalkan aku jika mungkin itu yang kaunamun jangan kau katakan itu saat kamu sedang emosi, aku sayang kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar