Seharusnya pengalaman membuatku mengerti
kenapa ada sebuah kesalahan yang bisa ku alami.
Terjadi lagi di isini seperti waktu itu
dalam kisah antara kamu dan aku.
Dalam hembusan nafasku yang masih untukmu,
merelakan kau untuk bersamanya.
karna sakit ini tak dapat terhempas begitu
saja.
Setelah aku merelakanmu pun rasaku tak
pernah pergi.
dalam hati memaksa diriku merebutmu
kembali.
Namu aku tak dapat menerima hadirmu dalam
nyataku.
Kesiapan aku untuk menanggung semua luka
karna dirimu.
Rasa tegar ku yang terlihat begitu kokohnya
nanun tak dalam sebenarnya.
Hati ini yang pernah menjadi milikmu,
Hati ini yang akan selalu milikmu..
Aku akan pergi untuk selamanya,
meninggalkan apa yang telah aku beri untukmu seorang.
Berawal dari jumpa pertama lagi, dari
pandangan pertama lagi.
Tak ada ucapan selamat datang cinta yang
hadir kembali di buku yang baru.
Merasa seperti terulang kembali kisah cinta
yang ku anggap aneh dan nyata.
Aku pernah tau begaimana rasanya itu.
Namun tak berani aku menyentuhnya lagi dan
aku masih pergi.
Tak seorang pun mengerti apa sebenarnya
cinta itu adalah bahagia, atau luka.
Tak ada pertanyaan ataupun jawaban yang
logis saat berada di posisi itu.
Yang ku dapat hanya detak jantung yang tak
beraturan.
Berharap bisa keluar dari masa lalu yang menyakitkan.
Melupakan dan menguburnya dengan pengalaman
baru, dengan semangat baru.
Ku sadari, setiap insan pasti berpasangan.
Ku ketahui, aku pun pasti akan mempunyai
kekasih yang akan menemaniku sampai mati.
Ku buka lagi pintu hati, ku biarkan masa
lalu ku bebas terbawa angin udara segar.
Tak ku undang cinta untuk masuk lagi.
Namun ku akan menyambut baik yang akan
mengetuknya dan mengucapkan kata sambutan.
Tak ku terima langsung dalam perasaan,
Namun ku tau jika cinta hadir pasti ada
pengorbanan.
Tak ku egois dalam pikiran, tanpa perasaan.
Namun kejujuran yang akan ku persembahkan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar